Tragedi Sekotak Pizza, Pesepakbola Muda Italia Tewas Ditusuk

Ilustrasi pizza.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Nasib pilu dialami seorang pesepakbola muda Italia, Gabriele Vaccaro. Dia tewas setelah ditusuk dalam insiden perampokan yang diduga dipicu hal sepele pizza yang ia bawa.

img_title Paman Lamine Yamal Sindir Kemenangan Harry Kane

Tragedi memilukan itu terjadi pada Minggu dini hari WIB, 19 April 2026 waktu setempat. Pria berusia 25 tahun itu bersama dua temannya tengah menuju mobil usai mengambil pesanan makanan sekitar pukul 03.30 waktu setempat. Namun, mereka berpapasan dengan sekelompok pemuda dan cekcok pun tak terhindarkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi memanas dengan cepat. Dalam keributan tersebut, seorang remaja diduga menusuk Vaccaro menggunakan obeng, masing-masing satu kali di leher dan perut. Setelah itu, para pelaku langsung melarikan diri.

img_title Sassuolo Keteteran Tanpa Jay Idzes, Media Italia Ungkap Alasan Sang Bek Begitu Fundamental bagi Tim

Ironisnya, teman-teman Vaccaro sempat tidak menyadari parahnya luka yang dialami. Bahkan, mereka hanya membawa Vaccaro pulang. Setelah menyadari ada hal yang tak biasa, teman-teman Vaccaro akhirnya memanggil paramedis. 

Namun sayang, saat petugas medis tiba, kondisinya Vaccaro kritis dan nyawanya tak tertolong setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.

img_title Dramatis! AS Roma Bangkit dari Ketertinggala, Napoli Gagal Menang di Kandang

Polisi bergerak cepat dan telah menangkap tiga dari lima pelaku, termasuk seorang remaja berusia 17 tahun yang diduga sebagai pelaku utama. Rekaman CCTV disebut menunjukkan ia menggunakan obeng sebagai senjata.

Dari hasil penyelidikan awal, aksi kekerasan ini dipicu upaya perampasan. Kelompok pelaku diduga meminta pizza yang dibawa korban. Bahkan, salah satu dari mereka disebut berkata, “Kamu bahkan tidak bisa membawa pizza dengan benar. Serahkan saja pada kami.”

Selain Vaccaro, salah satu temannya juga mengalami luka ringan di bagian perut dan telah mendapatkan perawatan.

Vaccaro dikenal sebagai sosok pekerja keras dan pencinta sepakbola. Ia bekerja sebagai pegawai pos dan aktif bermain untuk sejumlah klub lokal seperti Atletico Favara, Casteltermini, dan Kamarat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klubnya menggambarkan Vaccaro sebagai pribadi yang baik hati, sopan, dan penuh semangat dalam olahraga. Ia juga dikenal sebagai penggemar setia Inter Milan.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga—orang tua, dua saudara laki-laki, serta saudara kembarnya. Hingga kini, pihak berwenang masih terus mendalami kasus tragis tersebut

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti

Permintaan Maaf Luciano Spalletti Usai Juventus Tumbang dari Genoa

Setelah Juventus ditumbangkan Genoa 0-2 pada lanjutan Liga Italia 2026/2027 di Stadion Luigi Ferraris, Genoa, Kamis, sang pelatih Luciano Spalleti meminta maaf.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut