Kisruh Internal Berakhir, Roma Lepas Ranieri Demi Proyek Gasperini

Claudio Ranieri.
Sumber :
  • /twitter.com/asromaen

VIVA – AS Roma akhirnya mengambil keputusan tegas. Klub ibu kota Italia itu resmi mengumumkan perpisahan dengan Claudio Ranieri melalui pernyataan resmi pada Jumat waktu setempat.

img_title Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Pelatih Sassuolo Pastikan Jay Idzes Sudah Ikut Latihan

Dalam pernyataannya, Roma menyampaikan apresiasi atas kontribusi Ranieri selama menjabat sebagai penasihat senior. Sosok veteran itu dinilai berperan penting membantu klub melewati periode sulit, meski kebersamaan mereka kini harus berakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Klub ingin berterima kasih kepada Claudio atas kontribusi besarnya. Ia memimpin tim dalam masa yang penuh tantangan dan kami akan selalu menghargai usahanya,” tulis pernyataan resmi Roma.

img_title Hasil Juventus Vs Cagliari 1-1: Gol Kolo Muani Selamatkan Bianconeri dari Kekalahan

Namun di balik perpisahan ini, tersimpan dinamika internal yang cukup panas. Hubungan Ranieri dengan pelatih kepala Gian Piero Gasperini disebut merenggang dalam beberapa pekan terakhir.

Konflik keduanya mencuat ke publik setelah Gasperini mengkritik aktivitas transfer klub serta penanganan pemain cedera. Ranieri tak tinggal diam—ia membalas dengan menyebut sang pelatih sebenarnya menyetujui semua perekrutan pemain. Bahkan, ia juga mengungkap bahwa Gasperini bukan pilihan utama Roma saat pertama kali direkrut.

img_title Sedang Berlangsung, Ini Link Live Streaming Sassuolo Vs AC Milan di Serie A

Situasi itu membuat manajemen Roma berada di persimpangan. Pada akhirnya, klub memilih mempertahankan Gasperini sebagai bagian dari proyek jangka panjang mereka.

“Ke depan, arah kami jelas. Klub ini kuat, dengan kepemimpinan solid dan visi yang terdefinisi dengan baik,” lanjut pernyataan tersebut.

“Kami memiliki kepercayaan penuh pada perjalanan bersama Gian Piero Gasperini, dengan tujuan untuk terus berkembang, meningkat, dan meraih hasil yang sesuai dengan sejarah besar klub ini.”

Ranieri sendiri baru bergabung sebagai penasihat senior musim panas lalu, setelah sebelumnya sempat menangani tim selama enam bulan sebagai pelatih kepala.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, perubahan di tubuh manajemen Roma tampaknya belum berhenti. Direktur olahraga Frederic Massara dikabarkan berpotensi mundur, yang bisa membuka jalan bagi legenda klub Francesco Totti untuk kembali ke Olimpico dalam peran baru.

Dengan keputusan ini, Roma menegaskan satu hal: stabilitas dan visi jangka panjang kini jadi prioritas utama, meski harus mengorbankan nama besar seperti Ranieri.
 

Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe berebut bola dengan bek AS Roma, Gianluca Mancini

Tertinggal 1-3, Real Madrid Bangkit dan Bungkam AS Roma 4-3

Real Madrid menang dramatis 4-3 atas AS Roma di Liga Champions setelah bangkit dari ketertinggalan 1-3 lewat tiga gol penentu pada menit-menit akhir di Stadion Olimpico.

img_title
VIVA.co.id
15 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut