Respons Emosional Michael Carrick Dengar Alex Ferguson Dilarikan ke Rumah Sakit

Manajer MU, Michael Carrick
Sumber :
  • REUTERS/Phil Noble EDITORIAL

VIVA – Kemenangan dramatis 3-2 atas Liverpool di Old Trafford seharusnya jadi momen penuh euforia bagi Manchester United. Hasil itu memastikan Setan Merah kembali ke Liga Champions—sebuah pencapaian besar setelah beberapa musim inkonsisten.

img_title Erik ten Hag Serang Cristiano Ronaldo Lagi, Sebut Timnas Portugal Tersandera dan Satu Generasi Jadi Korban

Dua gol dari Matheus Cunha dan Benjamin Sesko sempat membawa tuan rumah unggul nyaman 2-0 di babak pertama. Namun Liverpool bangkit dan menyamakan kedudukan hanya dalam 10 menit setelah jeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah tensi tinggi, Kobbie Mainoo muncul sebagai pahlawan. Golnya di menit ke-77 memastikan kemenangan sekaligus mengunci posisi MU di lima besar Premier League musim ini.

img_title Park Ji-sung dan Patrice Evra Ingin Sepak Bola Dongkrak Pariwisata Indonesia

Tapi, cerita besar di Old Trafford hari itu bukan hanya soal hasil di lapangan.

Sorotan justru beralih ke sosok legendaris klub, Sir Alex Ferguson. Mantan manajer ikonik tersebut dilaporkan mengalami gangguan kesehatan saat berada di stadion sebelum laga dimulai.

img_title Usai Como Bantai Manchester United 4-1, Cesc Fabregas Menyesal

Ferguson disebut sudah berada di Old Trafford sekitar satu jam sebelum kick-off. Namun di tengah pertandingan, muncul kabar bahwa kondisinya menurun. Tim medis klub langsung memberikan penanganan sebelum akhirnya ia dibawa dengan ambulans ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kabar itu cepat menyebar ke seluruh stadion—dan seketika mengubah suasana. Euforia kemenangan terasa meredup, tergantikan oleh kekhawatiran terhadap sosok yang begitu berarti bagi klub.

Pelatih interim MU, Michael Carrick, tak bisa menyembunyikan emosinya saat konferensi pers. Pria yang pernah tujuh tahun dilatih Ferguson itu terlihat terpukul.

"Saya belum mendapat kabar terbaru, jadi tidak tahu kondisinya sekarang. Saya sudah mendengar sebelum pertandingan, dan itu cukup memengaruhi saya," ujar Carrick.

"Saya hanya berharap beliau baik-baik saja. Kami semua mendoakan yang terbaik untuknya."

Ucapan Carrick terasa jauh dari sekadar jawaban formal. Ada emosi yang sulit disembunyikan—sebuah reaksi tulus dari seseorang yang punya hubungan mendalam dengan Ferguson.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah keberhasilan besar membawa MU kembali ke Liga Champions, perhatian justru tertuju pada satu hal: kesehatan sosok yang menjadi simbol kejayaan klub.

Hari yang seharusnya penuh perayaan berubah jadi pengingat bahwa, di atas semua hasil dan trofi, ada hal yang jauh lebih penting.

Bek Sassuolo, Jay Idzes (ketiga dari kiri)

Tanpa Jay Idzes, Sassuolo Bisa Jadi Samsak Kedua Como setelah Manchester United

Sassuolo terancam jadi samsak Como 1907 berikutnya setelah Manchester United. Absennya Jay Idzes di lini belakang bikin I Neroverdi kian rapuh jelang duel Serie A.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut