Daftar Lengkap Markas Latihan 48 Peserta Piala Dunia 2026

Juara Piala Dunia 2022, Timnas Argentina
Sumber :
  • REUTERS

VIVA – Federasi Sepak Bola Dunia, FIFA, akhirnya resmi mengumumkan daftar base camp atau markas latihan 48 peserta Piala Dunia 2026. Pengumuman tersebut dirilis pada Senin (25/5) waktu setempat atau Selasa (26/5) WIB.

img_title AFC Resmi Dukung Gianni Infantino Lanjut Jadi Presiden FIFA, Persaingan Makin Panas

Menariknya, lokasi pemusatan latihan para peserta tersebar di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Meski berada di wilayah berbeda, FIFA memastikan seluruh fasilitas yang dipakai tim peserta memiliki standar kelas dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Base camp tim merupakan bagian integral dari setiap Piala Dunia FIFA. Di sanalah tim-tim menetap, berlatih, memulihkan kondisi, dan menjalani ritme harian turnamen,” ujar Kepala Operasional Piala Dunia FIFA 2026, Heimo Schirgi.

img_title Gianni Infantino Pamer Dukungan dari Prabowo dan PSSI Lanjut Jadi Presiden FIFA

FIFA menyebut proses penentuan markas latihan ini sudah dikomunikasikan kepada seluruh peserta jauh-jauh hari. Dengan begitu, setiap negara memiliki waktu cukup untuk melakukan pengecekan fasilitas sebelum turnamen dimulai.

Mayoritas peserta ternyata tidak mempermasalahkan lokasi yang diberikan FIFA. Namun ada satu negara yang sempat mengajukan keberatan, yakni Iran.

img_title Eks Ajax hingga PSG Masuk Daftar, 4 Pemain Keturunan Ini Terkendala Gabung Timnas Indonesia

Iran meminta pemindahan lokasi base camp karena merasa tidak aman jika harus menetap di wilayah Amerika Serikat selama turnamen berlangsung. Di sisi lain, pihak AS juga disebut tidak menginginkan keberadaan delegasi Iran di negaranya.

Alhasil, Iran akhirnya ditempatkan di Tijuana, Meksiko, tepatnya di Centro Xoloitzcuintle.

Selain Iran, sejumlah negara lain juga memilih berbasis di Meksiko. Mereka adalah Kolombia, Korea Selatan, Meksiko, Afrika Selatan, Tunisia, dan Uruguay.

Sementara Kanada dan Panama memilih menetap di Kanada. Sedangkan mayoritas peserta lainnya, total 39 tim, akan menjalani persiapan di Amerika Serikat.

Yang menarik, markas latihan peserta tidak selalu berada di stadion megah atau pusat olahraga elite. FIFA juga memanfaatkan fasilitas kampus, sekolah, hingga venue komunitas lokal.

Meski demikian, kualitas fasilitas tersebut tetap dijamin memenuhi standar tinggi untuk menunjang performa para pemain selama turnamen berlangsung.

Juara bertahan Argentina akan menggunakan Sporting KC Training Centre di Kansas City sebagai markas utama mereka. Sementara Inggris memilih Swope Soccer Village yang juga berada di Kansas City.

Brasil berbasis di Columbia Park Training Facility kawasan New York-New Jersey, sedangkan Prancis memilih Bentley University di Boston sebagai tempat persiapan mereka.

Timnas Jepang akan menjalani latihan di markas Nashville SC, sementara Belanda memilih KC Current Training Facility.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan 48 peserta dan digelar di tiga negara sekaligus. Turnamen ini diprediksi menghadirkan atmosfer berbeda karena luasnya area pertandingan serta penyebaran lokasi base camp para peserta.

Markas Latihan Peserta Piala Dunia 2026
1. Aljazair: University of Kansas (Kansas City)
2. Argentina: Sporting KC Training Centre (Kansas City)
3. Australia: Oakland Roots/Soul Training Facility (San Francisco Bay Area)
4. Austria: UC Santa Barbara - Stadion Harder (Goleta)
5. Belgia: Seattle Sounders FC Performance Centre and Clubhouse (Renton)
6. Bosnia & Herzegovina: Stadion RSL (Sandy)
7. Brasil: Columbia Park Training Facility (New York New Jersey)
8. Kanada: National Soccer Development Centre (Vancouver)
9. Pantai Gading: Philadelphia Union (Philadelphia)
10. RD Kongo: Houston Training Centre (Houston)
11. Kolombia: Academia Atlas FC (Guadalajara)
12. Tanjung Verde: Waters Sportsplex (Tampa)
13. Kroasia: Episcopal High School (Alexandria)
14. Curacao: Florida Atlantic University (Boca Raton)
15. Republik Ceko: Stadion Mansfield Multipurpose (Dallas)
16. Ekuador: Columbus Crew Performance Centre (Columbus)
17. Mesir: Gonzaga University (Spokane)
18. Inggris: Swope Soccer Village (Kansas City)
19. Spanyol: Baylor School (Chattanooga)
20. Prancis: Bentley University (Boston)
21. Jerman: Wake Forest University (Winston-Salem)
22. Ghana: Bryant University (Boston)
23. Haiti: Stockton University (New York New Jersey)
24. Iran: Centro Xoloitzcuintle (Tijuana)
25. Irak: The Greenbrier Sports Performance Centre (Greenbrier County)
26. Yordania: University of Portland (Portland)
27. Jepang: Nashville SC (Nashville)
28. Korea Selatan: Chivas Verde Valle (Guadalajara)
29. Arab Saudi: Stadion Austin FC (Austin)
30. Maroko: The Pingry School (New York New Jersey)
31. Meksiko: Centro de Alto Rendimiento (Mexico City)
32. Belanda: KC Current Training Facility (Kansas City)
33. Norwegia: UNC Greensboro (Greensboro)
34. Selandia Baru: University of San Diego - Stadion Torero (San Diego)
35. Panama: Nottawasaga Training Site (New Tecumseth)
36. Paraguay: Spartan Soccer Complex (San Francisco Bay Area)
37. Portugal: Gardens North County District Park (Palm Beach Gardens)
38. Qatar: Westmont College (Santa Barbara)
39. Africa Selatan: CF Pachuca - Universidad Del Futbol (Pachuca)
40. Skotlandia: Charlotte FC (Charlotte)
41. Senegal: Rutgers University (New York New Jersey)
42. Swiss: SDJA (San Diego)
43. Swedia: Stadion FC Dallas (Dallas)
44. Tunisia: Rayados Training Centre (Monterrey)
45. Turki: Arizona Athletic Grounds (Mesa)
46. Uruguay: Mayakoba Training Centre Cancun (Cancun)
47. Amerika Serikat: Great Park Sports Complex (Irvine)
48. Uzbekistan: Atlanta United Training Centre (Atlanta) 
 

Logo AFC

Dibahas di Kongres Luar Biasa AFC, Piala Asia Berubah Jadi Tahun Genap, Apa Dampaknya bagi Sepak Bola Asia?

AFC resmi mengubah siklus Piala Asia menjadi tahun genap mulai 2032. Simak alasan perubahan, dampaknya bagi sepak bola Asia, serta potensi penundaan edisi 2027 di Arab

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut