Tak Diberi Waktu Istirahat, Iran Langsung Diusir Amerika

Timnas Iran di laga kontra Selandia Baru
Sumber :
  • REUTERS/Daniel Cole

VIVA – Pelatih Timnas Iran, Amir Ghalenoei, melontarkan keluhan keras usai timnya ditahan imbang Selandia Baru pada laga Grup G Piala Dunia 2026. Dia bahkan menyebut Iran sebagai tim yang paling "tertindas" sepanjang turnamen berlangsung.

img_title Empat Kali Tampil, Calvin Verdonk Selalu Ukir Sejarah untuk Indonesia di Liga Champions

Team Melli harus puas bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru pada Selasa, 16 Juni 2026 dini hari WIB. Namun, bukan hanya hasil pertandingan yang membuat Ghalenoei kecewa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih berusia 63 tahun itu mengaku kesal karena skuad Iran diperintahkan untuk segera meninggalkan Amerika Serikat setelah pertandingan usai. Mereka harus langsung kembali ke kamp latihan di Tijuana, Meksiko, tanpa mendapat waktu istirahat yang cukup.

img_title Calvin Verdonk Menggila di Liga Champions, Rating Nyaris 8 dan Sabet Man of the Match

Padahal sebelumnya, Iran berencana kembali ke Meksiko sehari setelah pertandingan. Namun, rencana tersebut berubah menyusul instruksi yang mewajibkan mereka segera meninggalkan wilayah AS.

"Kami menghabiskan begitu banyak waktu di udara untuk perjalanan pulang-pergi. Mereka bahkan tidak memberi kami waktu untuk beristirahat," ujar Ghalenoei seperti dikutip ESPN.

img_title Pernyataan Berkelas Calvin Verdonk usai Jadi MOTM di Liga Champions

"Setelah pertandingan hari ini, mereka mengatakan kepada kami, 'Kalian harus segera pergi'," lanjutnya.

Situasi tersebut membuat Ghalenoei merasa timnya diperlakukan tidak adil dibanding peserta lain di Piala Dunia 2026.

Menurutnya, waktu pemulihan sangat penting bagi para pemain, tetapi Iran justru dipaksa kembali ke markas mereka di Tijuana sesegera mungkin.

"Sangat penting bagi kami untuk memiliki waktu pemulihan. Tetapi kami diberitahu untuk kembali ke kamp kami di Tijuana, dan kami benar-benar merasa terganggu dengan hal itu," kata Ghalenoei.

Pelatih yang pernah membawa Iran menjuarai Piala WAFF 2023 itu pun tanpa ragu melontarkan pernyataan tegas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya pikir mungkin tim kami adalah tim yang paling tertindas di seluruh Piala Dunia," ucapnya.

Keluhan tersebut menambah drama yang mengiringi perjalanan Iran di Piala Dunia 2026. Di tengah persaingan sengit Grup G, Team Melli kini juga harus menghadapi persoalan nonteknis yang dinilai dapat memengaruhi kondisi fisik dan pemulihan para pemain.

Bek Lille, Calvin Verdonk

Reaksi Warga Indonesia usai Calvin Verdonk Jadi MOTM di Liga Champions

Calvin Verdonk terus mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia lewat penampilannya bersama Lille di Liga Champions. Bukan hanya karena performanya di lapangan, bek Ti

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut