Pelatih Norwegia Ultimatum Brasil: Carlo Ancelotti, Kami Datang!

Pelatih Norwegia, Stale Solbakken
Sumber :
  • Reuters/Andrew Couldridge

VIVA – Timnas Norwegia menciptakan sejarah di Piala Dunia 2026. Setelah menyingkirkan Pantai Gading dengan skor 2-1 di babak 32 besar, pelatih Stale Solbakken langsung melontarkan peringatan kepada Brasil yang akan menjadi lawan berikutnya.

img_title Reaksi Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Dibantai Brasil 0-3 Tanpa Balas

Ucapan itu disampaikan Solbakken di tengah euforia ruang ganti usai peluit panjang dibunyikan. Para pemain Norwegia larut dalam selebrasi setelah sukses mencatat kemenangan pertama mereka di fase gugur Piala Dunia sepanjang sejarah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Solbakken awalnya memberikan pidato dalam bahasa Norwegia kepada para pemainnya. Namun, di akhir sambutannya ia beralih menggunakan bahasa Inggris dengan pesan yang langsung mengundang sorak-sorai skuadnya.

img_title FIFA Siap Suntik Dana Rp114 Triliun, Tiap Asosiasi Bisa Dapat Rp450 Miliar

"Carlo Ancelotti, kami datang!" seru Solbakken, mengacu kepada pelatih Timnas Brasil.

Ucapan tersebut langsung disambut tawa, tepuk tangan, dan sorakan para pemain. Erling Haaland pun ikut merayakan momen bersejarah itu dengan mengunggah foto pertandingan di media sosial disertai kalimat singkat, "Hari yang tidak akan pernah kami lupakan."

img_title Blak-blakan Pemain Asal Brasil! Dibayar Pakai Dollar, Gaji di Persija Lebih Besar daripada di Negara Sendiri

Kemenangan atas Pantai Gading memang menjadi tonggak penting bagi sepak bola Norwegia.

Sebelumnya, mereka selalu gagal meraih kemenangan di fase gugur Piala Dunia setelah tersingkir pada edisi 1938 dan 1998. Kini, penantian panjang itu akhirnya berakhir di Piala Dunia 2026.

Meski menang, Norwegia sempat mendapat tekanan besar sejak awal pertandingan. Pantai Gading tampil agresif dan nyaris membuka keunggulan melalui Nicolas Pepe, tetapi penyelamatan gemilang Orjan Nyland menjaga gawang Norwegia tetap aman.

Norwegia kemudian berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-39. Kapten Martin Odegaard memimpin serangan yang diakhiri tendangan melengkung Antonio Nusa ke pojok atas gawang.

Gol tersebut juga membuat Nusa mencatat sejarah sebagai pencetak gol termuda Norwegia di turnamen internasional besar.

Pantai Gading bangkit pada babak kedua. Amad Diallo yang masuk sebagai pemain pengganti sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-74 setelah memanfaatkan kerja sama apik dengan Nicolas Pepe.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat pertandingan tampak akan memasuki babak tambahan, Norwegia justru memberikan pukulan telak.

Empat menit menjelang waktu normal berakhir, Oscar Bobb dan Patrick Berg membongkar pertahanan Pantai Gading sebelum mengirim umpan matang kepada Erling Haaland.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut