Pedas! Presiden La Liga Semprot Gianni Infantino Gara-gara Ini

Presiden FIFA Gianni Infantino
Sumber :
  • REUTERS/Jennifer Gauthier

VIVA – Presiden La Liga, Javier Tebas, melontarkan kritik keras terhadap FIFA dan presidennya, Gianni Infantino, terkait wacana penambahan peserta Piala Dunia menjadi 64 tim. 

img_title AFC Resmi Dukung Gianni Infantino Lanjut Jadi Presiden FIFA, Persaingan Makin Panas

Tebas menilai gagasan memperluas Piala Dunia dari 48 menjadi 64 peserta tidak masuk akal. Menurutnya, kebijakan tersebut justru berpotensi merusak ekosistem sepak bola yang selama ini ditopang oleh kompetisi domestik di berbagai negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Meningkatkan jumlah tim nasional tidak masuk akal. Industri sepak bola bukan hanya Piala Dunia, yang merupakan ajang terpenting. Tetapi tidak semuanya bisa berputar di sekitar Piala Dunia. Kompetisi nasional-lah yang mendukung olahraga ini," kata Tebas kepada media Italia, La Gazzetta dello Sport, Selasa 21 Juli 2026.

img_title Gianni Infantino Pamer Dukungan dari Prabowo dan PSSI Lanjut Jadi Presiden FIFA

Presiden LaLiga, Javier Tebas

Photo :
  • ANTARA/Zaro Ezza Syachniar

Ia menegaskan, kalender sepak bola yang semakin padat akan berdampak pada liga-liga domestik, klub, hingga ribuan pekerja yang menggantungkan hidup dari industri sepak bola sepanjang musim.

img_title Kode Emil Audero Minta Dipermanenkan Rayo Vallecano, Terganjal Klausul Peminjaman dari Como

"Mereka menghancurkan industri sepak bola, industri yang menciptakan puluhan ribu lapangan kerja untuk sebuah acara yang berlangsung selama 40 hari dan yang hanya diikuti oleh sebagian kecil pemain," ujarnya.

Tebas juga menilai FIFA seharusnya lebih fokus melindungi kompetisi nasional dibanding terus memperluas turnamen internasional.

"Kita butuh lebih sedikit tim nasional dan lebih banyak perlindungan untuk sepak bola nasional, di semua tingkatan. Mereka tidak menyadarinya, mereka mengambil keputusan secara tidak bertanggung jawab," lanjutnya.

Kritik Tebas tidak berhenti pada rencana penambahan peserta Piala Dunia. Ia juga menyinggung kepemimpinan Gianni Infantino yang dinilai sudah saatnya mengalami perubahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menurut pendapat saya, ya, saya pikir waktunya sudah habis. Tetapi dia mendapat dukungan dari sistem, dari federasi, tidak banyak lagi yang perlu ditambahkan, kan?" katanya.

"Tidak ada kandidat oposisi, tidak ada yang ingin mencalonkan diri untuk kalah. Inilah sistemnya, dan sistem ini sakit dari akarnya," ujar Tebas.

Logo AFC

Dibahas di Kongres Luar Biasa AFC, Piala Asia Berubah Jadi Tahun Genap, Apa Dampaknya bagi Sepak Bola Asia?

AFC resmi mengubah siklus Piala Asia menjadi tahun genap mulai 2032. Simak alasan perubahan, dampaknya bagi sepak bola Asia, serta potensi penundaan edisi 2027 di Arab

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut