Netizen Vietnam Serang Justin Hubner dan Keluarga, PSSI Pasang Badan

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner
Sumber :
  • Instagram/justinhubner5

FIFA bahkan mencatat puluhan juta unggahan dan komentar telah dimoderasi melalui SMPS selama Piala Dunia 2026. Data tersebut menjadi gambaran betapa besarnya volume serangan yang dapat muncul di ruang digital ketika pertandingan sepak bola mempertemukan rivalitas, emosi, dan fanatisme dalam waktu bersamaan.

img_title Sindir Pemain Liga Belanda tak Bisa Kawal Arif Aiman, Media Malaysia Usul ke John Herdman Panggil Bek Asal Indonesia Ini

Dalam konteks Justin Hubner, persoalan tersebut menjadi semakin sensitif karena serangan tidak berhenti pada pemain. Keluarga juga ikut terseret setelah kekalahan Indonesia dari Vietnam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PSSI sebelumnya telah menyatakan keprihatinan terhadap ujaran kebencian dan ancaman yang diarahkan kepada Hubner dan keluarganya. Federasi menegaskan bahwa persaingan antarnegara seharusnya tetap berada dalam koridor sportivitas.

img_title Pernah Tak Dilirik Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri Kirim Pesan Menyentuh soal Perjuangan

PSSI Minta Suporter Indonesia Tak Ikut Terprovokasi

PSSI juga mengingatkan suporter Indonesia agar tidak membalas serangan dengan cara yang sama. Saling serang di media sosial hanya akan memperpanjang persoalan dan membuat rivalitas sepak bola kehilangan batas antara kritik dengan perundungan.

img_title Mitchell Baker Terpilih di MLS SuperDraft, Bintang Timnas Indonesia Bidik Karier Profesional

Bagi PSSI, pemain tetap merupakan manusia yang memiliki kehidupan pribadi di luar lapangan. Kesalahan dalam pertandingan, performa buruk, bahkan kegagalan mencapai target tidak menghapus hak pemain untuk mendapatkan rasa aman dan penghormatan.

"Kami mengakui bahwa hasil di Piala AFF 2026 belum memenuhi harapan. Namun, evaluasi harus dilakukan dengan kepala dingin dan tanggung jawab," ujar Yunus.

Pesan tersebut juga diarahkan kepada suporter Indonesia menjelang bergulirnya kompetisi domestik musim 2026-2027. Para pemain Timnas Indonesia akan kembali memperkuat klub masing-masing dan menghadapi tuntutan baru di level kompetisi.

Berdasarkan pembaruan kalender I.League, Super League 2026-2027 dijadwalkan mulai bergulir pada 4 September 2026, sedangkan Championship dimulai pada 12 September 2026.

Kompetisi domestik tersebut menjadi momentum bagi para pemain untuk bangkit setelah kegagalan di Piala AFF 2026. Performa mereka bersama klub juga akan menjadi bagian penting dalam perebutan tempat di Timnas Indonesia pada agenda internasional berikutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, PSSI berharap dukungan suporter tidak hanya diberikan ketika pemain mengenakan jersey Timnas Indonesia. Dukungan juga diperlukan ketika mereka berjuang bersama klub masing-masing.

"Suporter diharapkan memberikan energi positif, baik ketika hadir langsung di stadion maupun saat memberikan dukungan melalui media sosial," tutup Yunus.

Timnas U15 Indonesia pesta gol saat mengalahkan Burundi 6-1

Agresif, Lawan Burundi Timnas U15 Indonesia Buat Hujan Gol 6-1

Tampil agresif sejak awal pertandingan dan mampu mendominasi jalannya laga, Timnas U15 Indonesia pesta gol saat mengalahkan Burundi 6-1 dalam lanjutan Grup G Piala Dunia

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut