Maarten Paes Harus Ucapkan Selamat Tinggal ke Ajax?
- Instagram/maartenpaes
VIVA – Maarten Paes kembali harus menepi dari starting XI Ajax Amsterdam. Kiper Timnas Indonesia itu hanya menjadi penghangat bangku cadangan saat Ajax menghadapi FC Sion pada leg pertama play-off UEFA Conference League 2026/2027.
Pertandingan yang berlangsung di Stade de Tourbillon, Swiss, Kamis 20 Agustus 2026 waktu setempat, memang berakhir manis untuk Ajax.
Raksasa Belanda tersebut sukses membawa pulang kemenangan 4-2. Namun, hasil itu justru menyisakan pertanyaan besar terkait masa depan Maarten Paes di bawah mistar Ajax.
Pelatih Ajax kembali memilih Marc-Andre ter Stegen sebagai penjaga gawang utama. Keputusan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa kedatangan mantan kiper Barcelona itu mulai mengubah peta persaingan.
Padahal, Paes sebelumnya sempat mendapatkan kepercayaan penuh.
Kiper kelahiran Nijmegen itu menjadi salah satu pilihan utama Ajax ketika mengawali perjalanan di Conference League dari babak kualifikasi kedua. Performanya ketika diberikan kesempatan juga membuat namanya sempat digadang-gadang sebagai kandidat utama di bawah mistar.
Namun, situasi berubah setelah Ter Stegen datang.
Kiper asal Jerman tersebut kini dipercaya tampil dalam dua pertandingan terakhir Ajax. Sementara Paes harus kembali menyaksikan perjuangan timnya dari bangku cadangan.
Ter Stegen Langsung Geser Paes
Ter Stegen memang memiliki modal pengalaman yang sulit diabaikan.
Kiper berusia 34 tahun itu sudah bertahun-tahun bermain di level tertinggi bersama Barcelona. Pengalaman tersebut membuat persaingan penjaga gawang Ajax menjadi semakin berat bagi Paes.
Ter Stegen menjalani debutnya bersama Ajax ketika menghadapi Heerenveen di Eredivisie.
Debut tersebut sebenarnya tidak berjalan sempurna. Ajax hanya bermain imbang 2-2 dan Ter Stegen harus dua kali memungut bola dari gawangnya.
Namun, dua gol yang bersarang di gawangnya ternyata tidak membuat kepercayaan pelatih terhadap Ter Stegen luntur.
Ia kembali dipercaya tampil saat Ajax bertandang ke markas Sion.
Menariknya, Ter Stegen kembali kebobolan dua gol. Bedanya, kali ini Ajax mampu merespons dengan sangat baik dan mencetak empat gol untuk mengamankan kemenangan.
Kondisi tersebut tentu menjadi tantangan serius bagi Paes.
Sebab, meski Ter Stegen dua kali kebobolan dalam dua pertandingan, sang pelatih tetap memberikan kepercayaan kepadanya.