Terlempar dari Persija, Kiper Naturalisasi Indonesia Malah Hadapi Persaingan Ketat di Java United

Penjaga gawang Persija, Cyrus Margono
Sumber :
  • Dok. Persija

VIVA – Java United FC mulai memperlihatkan wajah skuadnya untuk menghadapi Super League 2026/2027. Laskar Kepodang Emas resmi mengumumkan tiga penjaga gawang yang akan menjadi pilihan di bawah mistar.

img_title Rizky Ridho Absen Bela Persija, Shin Tae-yong Sebutkan Hal Penyebabnya

Menariknya, salah satu dari tiga kiper tersebut merupakan pemain naturalisasi yang sebelumnya sempat memperkuat Persija Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka adalah Cyrus Margono, Miswar Saputra, dan Jorge Meurer. Ketiganya memiliki latar belakang berbeda dan akan bersaing memperebutkan posisi utama di skuad Java United.

img_title Update Top Skor Super League usai Persija Tumbangkan Arema FC

Java United mengumumkan ketiga nama tersebut melalui media sosial klub pada Minggu (23/8/2026).

"Persatuan penjaga gawang Java United. Cyrus Margono, Miswar Saputra, dan Jorge Meurer adalah deretan kiper yang akan mengawal gawang Laskar Kepodang Emas pada musim kompetisi 2026/2027," tulis Java United.

img_title Pernyataan Berkelas Shin Tae-yong usai Persija Bantai Arema FC

Ada Cyrus Margono

Cyrus Margono menjadi nama yang paling mencuri perhatian. Kiper berusia 24 tahun tersebut merupakan pemain keturunan Indonesia yang lahir di New York, Amerika Serikat.

Cyrus sebelumnya sempat menjadi bagian dari Persija Jakarta. Namun, kesempatan bermain yang didapatkannya masih sangat terbatas.

Pada putaran kedua musim lalu, Cyrus hanya tampil dua kali dengan total 92 menit.

Padahal, sebelum berkarier di Indonesia, Cyrus memiliki pengalaman bermain di Eropa. Ia pernah memperkuat Panathinaikos B di Yunani dan KF Dukagjini di Kosovo.

Saat membela Dukagjini, Cyrus tercatat tampil 12 kali dan mengoleksi empat cleansheet.

Kini, Java United menjadi kesempatan baru bagi Cyrus untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak sekaligus membuktikan kualitasnya.

Miswar Bawa Pengalaman

Selain Cyrus, Java United juga memiliki Miswar Saputra. Penjaga gawang berusia 30 tahun itu merupakan salah satu kiper berpengalaman di sepak bola Indonesia.

Miswar terakhir memperkuat Madura United pada musim 2025/2026. Ia menjadi pilihan reguler pada putaran pertama dan mencatatkan 16 penampilan.

Dari jumlah tersebut, Miswar kebobolan 26 gol dan mencatat tiga cleansheet.

Kehadirannya diharapkan bisa memberikan pengalaman sekaligus persaingan sehat di posisi penjaga gawang.

Sementara itu, Jorge Meurer menjadi satu-satunya kiper asing dalam skuad Java United. Penjaga gawang asal Brasil berusia 25 tahun tersebut sebelumnya bermain untuk Ceara SC di kompetisi kasta kedua Brasil.

Namun, Jorge belum mendapatkan banyak kesempatan bermain bersama klub sebelumnya. Pengumuman tiga kiper tersebut menjadi salah satu tanda Java United mulai membuka komposisi skuad untuk musim baru.

Klub memang terbilang cukup lambat memperkenalkan pemain-pemainnya kepada publik. Padahal, sejumlah pemain disebut sudah bergabung dengan tim.

Untuk sektor pemain asing, Java United mempertahankan empat pemain asal Brasil, yakni Gustavo Franca, Vico Duarte, Ciro Alves, dan David da Silva.

Sementara dari sektor lokal terdapat Taufik Rustam, Ridho Syuhada, Frets Butuan, Yakob Sayuri, Yance Sayuri, Kemal Fazya, dan Tri Setiawan.

Sebagian besar nama tersebut merupakan bagian penting dari skuad Malut United pada musim sebelumnya.

David da Silva bahkan tampil sebagai salah satu mesin gol utama setelah menjadi top scorer Super League 2025/2026 dengan torehan 23 gol dan lima assist dari 33 pertandingan.

Ciro Alves juga memberikan kontribusi besar dengan mencetak 11 gol dan lima assist dalam 31 laga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara duo pemain Timnas Indonesia, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri, menjadi kekuatan penting di sektor sayap. Yakob mencatatkan delapan gol dan enam assist dari 27 pertandingan.

Dengan komposisi tersebut, Java United mulai menunjukkan keseriusannya untuk bersaing di Super League 2026/2027. Persaingan di bawah mistar pun dipastikan menarik karena tiga kiper dengan pengalaman berbeda akan berebut posisi utama

Persija Jakarta.

Belum Ada Regulasi Sanksi Pengurangan Poin di Super League

I.League menegaskan belum ada regulasi yang mengatur sanksi pengurangan poin bagi klub Super League akibat kerusuhan suporter. Penjelasan ini disampaikan di tengah rumor

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut