Kata-kata Berkelas Andik Vermansyah usai Comeback ke Super League

Pemain senior Garudayaksa FC, Andik Vermansyah
Sumber :
  • VIVA/Surya Aditiya

VIVA – Andik Vermansyah kembali merasakan atmosfer Super League setelah tiga tahun berkarier di Liga 2. Bersama Garudayaksa FC, pemain senior tersebut mengaku memiliki semangat baru setelah kembali ke level kompetisi teratas.

img_title John Herdman Ungkap Peran Luke Vickery Jelang Timnas Indonesia Vs Singapura: Jadi Senjata Duel Satu Lawan Satu

Andik terakhir kali bermain di Super League bersama Bhayangkara FC pada musim 2022/2023. Setelah melewati tiga musim di Liga 2, ia kini kembali dan siap menjalani tantangan baru bersama Garudayaksa FC.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Wah, kayaknya semangat baru ya. Karena saya tiga tahun di Liga 2, terus kembali lagi ke Liga 1. Saya terakhir di Bhayangkara kan. Ya pasti semangat baru, penasaran lagi," ujar Andik di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat 4 September 2026.

img_title Punya Darah Indonesia, Ini Asal-usul Keturunan Pemain Arsenal Demiane Agustien yang Pamer Jersey Timnas Indonesia

Meski usianya tidak lagi muda, Andik menegaskan dirinya belum ingin berhenti berkarier. Ia sadar ada perubahan dalam cara bermain dibandingkan ketika masih berada di usia muda.

"Pokoknya mindset saya seperti ini, selagi saya kuat, saya terus berkarier. Ini terus saya (pegang), saya juga menolak tua," kata pemain berusia 34 tahun tersebut.

img_title Jadi Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks Minta Skuad Garuda Siap Mental 1000 Persen Lawan Singapura

Menurut Andik, dirinya kini tidak bisa lagi hanya mengandalkan kecepatan dan kekuatan fisik seperti saat masih muda. Ia harus lebih pintar membaca permainan dan memaksimalkan pengalaman yang dimiliki.

"Dulu kan lari-lari mengandalkan (kekuatan) masih muda, fisik-fisik seperti itu. Sekarang harus pintar mainnya," tutur Andik.

“Ya alhamdulillah Liga 2 musim lalu kan assist terbanyak saya. Nah, mungkin lebih mengandalkan seperti itu,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan pemain Timnas Indonesia tersebut pun membawa pengalaman tersebut ke Garudayaksa FC. Selain berusaha memberikan kontribusi di lapangan, ia juga siap membimbing pemain-pemain muda dengan pengalaman yang dimilikinya.

Kembalinya Andik ke Super League menjadi kesempatan baginya untuk kembali menunjukkan kemampuan setelah tiga tahun bermain di Liga 2. Dengan semangat baru dan pengalaman panjang, ia menegaskan masih ingin terus berkarier selama tubuhnya mampu.

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes di Ajax Amsterdam

Bersaing dengan Emil Audero, Maarten Paes Ungkap Hal yang Lebih Penting dari Jadi Starter

Persaingan di posisi penjaga gawang Timnas Indonesia semakin menarik setelah John Herdman membawa tiga kiper ke FIFA ASEAN Cup 2026. Mereka adalah Maarten Paes, Emil Aude

img_title
VIVA.co.id
24 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut