Penyebab Persija Terusir dari GBK, Jamu Java United Terancam Pindah Kandang
- Instagram/persija
VIVA – Persija Jakarta dipastikan tidak dapat menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, saat menjamu Java United pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27, Sabtu, 19 September 2026.
Laga yang dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB tersebut sebelumnya tercantum menggunakan SUGBK sebagai venue kandang Persija. Namun, stadion kebanggaan Indonesia itu harus disterilkan setelah duel Persija kontra Persib Bandung pada pekan kedua, Sabtu, 12 September 2026.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut SUGBK membutuhkan waktu pemulihan agar kondisi rumput tetap terjaga. Hal tersebut berkaitan dengan persiapan Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.
Erick mengatakan SUGBK dalam kondisi baik ketika dilakukan pengecekan. Namun, setelah digunakan untuk pertandingan Persija vs Persib, stadion tersebut tidak akan dipakai untuk kegiatan sepak bola selama beberapa hari.
"Setelah pertandingan Persija-Persib tidak boleh dipakai lagi untuk 10 hari kalau tidak salah, supaya rumputnya bisa recover," kata Erick di Jakarta, Senin 14 September 2026.
Persija harus mencari alternatif stadion untuk pertandingan kandang melawan Java United. Sampai saat ini, Macan Kemayoran belum mengumumkan stadion yang akan menjadi lokasi pertandingan tersebut.
Situasi ini bukan hal baru bagi Persija. Dalam beberapa musim terakhir, klub ibu kota cukup sering kehilangan kesempatan memainkan pertandingan kandang di Jakarta karena persoalan penggunaan stadion.
Persija bahkan sempat menjalani laga kandang di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Stadion Manahan, Solo, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, hingga Stadion Segiri, Samarinda.
Kondisi tersebut tentu menjadi pekerjaan tersendiri bagi Persija, terutama karena laga kontra Java United merupakan pertandingan kandang pada awal kompetisi. Perpindahan venue berpotensi memengaruhi atmosfer pertandingan sekaligus persiapan tim.
SUGBK Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup
Sterilisasi SUGBK tidak terlepas dari agenda besar yang akan berlangsung pada akhir September hingga awal Oktober 2026. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 untuk Divisi 1. SUGBK menjadi salah satu stadion utama yang disiapkan PSSI bersama Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026.
Timnas Indonesia berada di Grup A bersama Bangladesh, Malaysia, dan Singapura. Seluruh pertandingan Grup A akan dimainkan di SUGBK, sedangkan pertandingan Grup B yang dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat.