Pesan Erick Thohir di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh
- VIVA/IMI
VIVA – Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tidak menganggap remeh Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026) malam WIB. Laga ini menjadi kesempatan penting bagi skuad Garuda untuk menjaga peluang melaju ke final.
Indonesia saat ini mengoleksi empat poin dari dua pertandingan. Hasil imbang 0-0 melawan Malaysia membuat persaingan Grup A masih terbuka hingga pertandingan terakhir.
Di saat yang sama, Malaysia akan menghadapi Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Hasil dari dua pertandingan tersebut akan menentukan tim yang keluar sebagai juara grup.
Erick meminta para pemain Timnas Indonesia fokus menghadapi Bangladesh dan mengerahkan kemampuan terbaik di lapangan.
"Artinya, Bangladesh juga tidak boleh dipandang sebelah mata. Timnas harus fight dan mudah-mudahan Malaysia dan Singapura juga fight sama-sama. Kita lihat nanti hasilnya," ujar Erick di Bandung, Selasa (29/9).
Menurut Erick, peluang Indonesia untuk melaju ke final masih terbuka. Karena itu, skuad Garuda harus terus berjuang hingga pertandingan terakhir.
"Masih ada peluang. Dengan segala risiko, harus berjuang. Namanya berjuang ya seperti ini, ngos-ngosan, tidak mudah," katanya.
Erick juga memberikan apresiasi kepada para pemain Timnas Indonesia setelah mereka mampu menahan Malaysia tanpa gol meski bermain dengan 10 orang.
Thom Haye mendapat kartu merah pada menit ke-37 sehingga Indonesia harus bermain dengan satu pemain lebih sedikit selama sebagian besar pertandingan.
Dalam kondisi tersebut, Maarten Paes dan lini belakang Timnas Indonesia bekerja keras menghadapi tekanan Malaysia hingga laga berakhir 0-0.
"Kalau saya lihat dalam konteks yang saya lihat kemarin, dengan pemain kurang satu, pemain-pemain harus kita apresiasi. Mereka terbang jauh, bertanding jauh, dan memberikan kekuatan semaksimal mungkin," ujar Erick.
Hasil imbang tersebut membuat Indonesia tetap berada di posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan empat poin, tertinggal dari Malaysia karena selisih gol. Singapura berada di posisi ketiga dengan tiga poin.