Fabrizio Romano Takjub dengan Timnas Indonesia
- fabrizio romano
VIVA – Timnas Indonesia berhasil mencuri perhatian dunia setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Keberhasilan skuad Garuda tersebut bahkan mendapat sorotan dari pakar transfer sepak bola Eropa, Fabrizio Romano.
Fabrizio Romano ikut menyoroti momen bersejarah Timnas Indonesia setelah mengalahkan Thailand pada partai final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (5/10/2026).
Melalui unggahan di media sosial, Romano membagikan momen kemenangan Timnas Indonesia sekaligus memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut.
"Adegan-adegan luar biasa saat Indonesia memenangkan FIFA ASEAN Cup untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Ini bersejarah," tulis Fabrizio Romano.
Sorotan Romano menjadi perhatian karena dirinya dikenal luas sebagai salah satu jurnalis dan pakar transfer sepak bola Eropa. Informasi yang disampaikannya terkait aktivitas transfer pemain kerap menjadi rujukan pencinta sepak bola di berbagai negara.
Kali ini, Romano tidak membahas transfer pemain. Ia justru memberikan perhatian terhadap pencapaian Timnas Indonesia yang berhasil mengukir sejarah di level internasional.
Perjalanan Indonesia menuju gelar juara berlangsung dramatis. Menghadapi Thailand di partai final, skuad Garuda harus bermain hingga 120 menit sebelum pertandingan ditentukan melalui adu penalti.
Indonesia lebih dulu membuka keunggulan melalui Dean James pada menit ke-84. Namun, Thailand mampu merespons hanya tiga menit kemudian melalui Iklas Sanron.
Thailand bahkan berbalik unggul setelah Peeradol Chamrasamee mencetak gol pada menit ke-111.
Ketika kemenangan Thailand mulai berada di depan mata, Elkan Baggott muncul sebagai penyelamat Indonesia. Bek jangkung tersebut mencetak gol pada menit ke-116 dan membuat skor menjadi 2-2.
Pertandingan akhirnya dilanjutkan ke babak adu penalti.
Timnas Indonesia tampil lebih tenang dalam drama tos-tosan tersebut dan mengamankan kemenangan 4-2 atas Thailand.
Hasil ini memastikan Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus mengangkat trofi perdana dalam sejarah turnamen tersebut.
Bagi pelatih John Herdman, keberhasilan ini menjadi trofi pertama bersama Timnas Indonesia. Ia juga berhasil memberikan gelar yang belum pernah diraih Shin Tae-yong selama menangani skuad Garuda.
Sementara bagi para pemain, keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting dalam perjalanan sepak bola Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir terus mengalami perkembangan.