Mengharukan, Pesan Perpisahan Lionel Messi dengan Timnas Argentina
- REUTERS/Paul Childs
VIVA – Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina. La Pulga mengaku perpisahan dengan Albiceleste menjadi salah satu momen paling menyakitkan dalam hidupnya.
Momen tersebut terjadi setelah Argentina mengalahkan Benin 3-0 dalam laga di Stadion Monumental, Buenos Aires, Rabu (7/10/2026) pagi WIB.
Pertandingan itu memang disiapkan Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) sebagai laga perpisahan untuk Messi. Setelah pertandingan berakhir, kapten Argentina tersebut menyampaikan pesan kepada para penggemar yang memenuhi stadion.
Messi tak kuasa menyembunyikan emosinya ketika berbicara mengenai keputusan meninggalkan tim nasional yang sudah dibelanya selama lebih dari dua dekade.
"Tidak membela Argentina lagi rasanya sangat menyakitkan. Saya bersumpah atas nama hidup saya bahwa bermain di tim nasional Argentina adalah hal paling indah yang bisa kita rasakan," kata Messi seperti dikutip dari TyC Sports.
Keputusan untuk mengakhiri karier internasional juga tidak terlepas dari berbagai pertimbangan pribadi. Salah satu sosok yang paling terlintas dalam pikiran Messi adalah sang ayah, Jorge Messi.
"Sulit menyampaikan kata-kata hari ini, terlalu banyak perasaan dan berbagai macam pikiran terlintas di benak saya," ujarnya.
"Hal pertama yang saya pikirkan adalah ayah saya. Saya hanya ingin menyampaikan terima kasih seperti yang saya sampaikan di surat perpisahan. Sebuah kebanggaan besar bisa memakai seragam Argentina selama lebih dari 20 tahun," imbuhnya.
208 Penampilan, Empat Gelar
Messi mencatatkan 208 penampilan bersama Timnas Argentina sejak menjalani debut pada 17 Agustus 2005.
Selama lebih dari 20 tahun membela Albiceleste, pemain yang kini berusia 39 tahun itu mempersembahkan empat gelar bergengsi.
Messi membawa Argentina meraih Piala Dunia 2022, dua gelar Copa America, serta Finalissima.
Perjalanannya bersama Argentina tidak selalu berjalan mulus. Messi juga pernah merasakan kegagalan dan kritik sebelum akhirnya mampu mengantarkan negaranya meraih berbagai trofi.
Namun, seluruh perjalanan tersebut menjadi bagian yang tidak akan dilupakan Messi.
"Bahkan di momen paling pedih yang kita rasakan, saya tidak pernah berhenti berjuang dan memberikan yang terbaik serta selalu berada di tengah-tengah kita," ucapnya.
Pada pertandingan terakhirnya bersama Argentina, Messi ikut mencetak satu gol melalui titik penalti. Dua gol lainnya disumbangkan Nicolas Otamendi dan Nico Paz.