Habis Shin Tae-yong Terbitlah John Herdman

Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026
Sumber :
  • Istimewa

Era Shin juga identik dengan regenerasi. Ia memberikan ruang kepada pemain-pemain muda sekaligus memanfaatkan pemain keturunan yang berkarier di Eropa.
Perlahan, fondasi Timnas Indonesia berubah.

img_title Tanding Malam Ini, Link Live Streaming Persija Vs Arema FC,Tayang di Tv Mana?

Januari 2025, Shin Tae-yong Pergi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, perjalanan tersebut berakhir pada Januari 2025. PSSI secara resmi mengakhiri kontrak Shin Tae-yong pada 6 Januari 2025. Keputusan itu diambil ketika Indonesia masih berjuang dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

img_title PSSI Dikabarkan Segera Umumkan 2 Pemain Keturunan untuk Timnas Indonesia, Siapa Saja?

VIVA mencatat keputusan PSSI berkaitan dengan evaluasi terhadap tim, termasuk persoalan komunikasi dan taktik. Pemecatan tersebut menjadi salah satu keputusan paling ramai diperbincangkan dalam perjalanan Timnas Indonesia. Pasalnya, Shin baru saja memperpanjang kontraknya hingga 2027 pada pertengahan 2024.

PSSI kemudian menunjuk Patrick Kluivert sebagai pengganti. Kluivert datang dengan target besar: membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Namun, perjalanan mantan penyerang Timnas Belanda itu hanya bertahan beberapa bulan.

img_title AFC Resmi Rilis Jadwal Kick-off Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Main Jam Berapa?

Indonesia akhirnya gagal melaju ke Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak pada putaran keempat kualifikasi. PSSI kemudian berpisah dengan Kluivert pada Oktober 2025.

Setelah era Kluivert berakhir, PSSI menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru pada 3 Januari 2026. Nama Herdman sebenarnya memiliki rekam jejak kuat. Ia pernah membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, sekaligus mengakhiri penantian 36 tahun negara tersebut untuk tampil di turnamen sepak bola terbesar dunia.

Herdman datang dengan misi membangun "Garuda baru". Ia bahkan menyebut target jangka panjangnya adalah membawa Indonesia tampil di Piala Dunia 2030.
Akan tetapi, perjalanan awalnya bersama Indonesia tidak sepenuhnya mulus.

Performa Garuda sempat membuat publik kecewa. Kritik bermunculan dan nama Shin Tae-yong kembali disebut-sebut oleh sebagian suporter. Tekanan tersebut semakin besar karena masyarakat Indonesia sudah lama menunggu trofi. Herdman akhirnya mendapatkan jawabannya di SUGBK.

Penantian 35 Tahun Terputus

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada malam (5/10/2026), Herdman membawa Indonesia melewati Thailand dalam final dramatis FIFA ASEAN Cup. Indonesia sempat tertinggal, bangkit, kembali tertinggal di masa perpanjangan waktu, lalu menyamakan kedudukan sebelum akhirnya memenangkan adu penalti.

Trofi pun menjadi milik Garuda. Setelah 35 tahun, Indonesia kembali merasakan gelar juara senior. Bagi Herdman, keberhasilan tersebut memiliki makna yang sangat besar. Ia mengatakan sepak bola di Indonesia bukan sekadar pertandingan, melainkan bagian dari kehidupan masyarakat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut