Ketika Ronaldo Didenda Portugal Setara UMK Tangsel
- PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP
VIVA – Cristiano Ronaldo harus membayar denda 255 euro atau sekitar Rp5,2 juta setelah mendapat hukuman dari Federasi Sepak Bola Portugal. Nilai tersebut tak menyentuh Upah Minimum Kota (UMK) Tangerang Selatan yang berada di kisaran Rp5,2 juta per bulan.
Hukuman itu dijatuhkan setelah Ronaldo meninggalkan Timnas Portugal di tengah rangkaian UEFA Nations League. Bagi megabintang Al Nassr tersebut, nominal denda itu terbilang sangat kecil jika dibandingkan dengan pendapatan yang diterimanya.
Ronaldo dilaporkan mengantongi gaji sekitar 208 juta euro atau setara Rp4,2 triliun per tahun bersama Al Nassr. Dengan pendapatan sebesar itu, denda Rp5,2 juta hanya setara dengan penghasilannya selama sekitar 39 detik.
Selain denda, Ronaldo juga dijatuhi hukuman skorsing selama satu bulan terhitung sejak 1 Oktober. Namun, sanksi tersebut tidak membuatnya absen dalam pertandingan Portugal pada FIFA Matchday November mendatang.
Ronaldo dikabarkan meninggalkan timnas setelah berselisih dengan pelatih Portugal, Jorge Jesus. Perselisihan itu berkaitan dengan sejumlah keputusan yang sebelumnya telah disepakati bersama, tetapi dinilai tidak berjalan sesuai harapan.
Absennya kapten Portugal tersebut ternyata tidak mengganggu performa tim. Portugal tetap mampu meraih dua kemenangan dalam pertandingan terakhir, yakni menaklukkan Denmark dengan skor 4-2 di kandang lawan dan mengalahkan Norwegia 2-1 di Porto.
Hasil tersebut membuat Portugal mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan dan memastikan tiket ke perempat final UEFA Nations League. Mereka masih memiliki dua laga tersisa pada November, yakni menjamu Denmark dan bertandang ke Wales.
Ronaldo sendiri masih memegang rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa di level tim nasional dengan koleksi 146 gol. Meski sempat mempertimbangkan pensiun setelah Piala Dunia 2026, pemain berusia 41 tahun itu kemudian memilih kembali membela Portugal di UEFA Nations League.