Habis MU Disikat Como Terbitlah Bruno Fernandes Vs Carrick

Pelatih MU, Michael Carrick.
Sumber :
  • Reuters/Jason Cairnduff

VIVA – Manchester United (MU) kembali menelan hasil mengecewakan setelah dibantai Como dengan skor 1-4. Kekalahan tersebut diwarnai saling balas pernyataan antara pelatih Michael Carrick dan kapten tim, Bruno Fernandes, yang menyoroti pendekatan taktik serta kerja keras para pemain di lapangan.

img_title Michael Carrick Belum Dipecat, Manchester United Beri Kesempatan Hadapi Chelsea

MU tak mampu tampil maksimal saat bertandang ke markas Como di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Rabu (21/10/2026) malam. Hasil ini memperpanjang catatan buruk Setan Merah yang telah menelan lima kekalahan dari 11 pertandingan yang dijalani musim ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fernandes, yang ditarik keluar pada menit ke-67, menyinggung pendekatan taktik tim pelatih seusai pertandingan. Gelandang asal Portugal itu menilai MU tidak selalu menerapkan pressing satu lawan satu dan terkadang memilih menunggu lawan untuk merebut bola.

img_title Terpopuler: Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia, Nasib 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia

"Staf pelatih memutuskan untuk tidak melakukan pressing satu lawan satu. Terkadang, kami membiarkan ruang di belakang dan mencoba merebut bola dengan menunggu lawan," ujar Fernandes.

Pernyataan sang kapten kemudian mendapat tanggapan dari Carrick dalam konferensi pers seusai laga. Pelatih MU itu menegaskan, persoalan tim tidak semata-mata terletak pada penerapan taktik, tetapi juga pada pergerakan dan kerja keras pemain.

img_title 5 Fakta Tragis MU usai Dibantai Bournemouth

Carrick menjelaskan bahwa MU sempat menerapkan pressing satu lawan satu pada babak kedua. Namun, pendekatan tersebut justru berujung pada kebobolan.

"Kami sebenarnya melakukan pressing satu lawan satu secara parsial pada babak kedua, tetapi kemudian kebobolan dari situasi itu," kata Carrick, dikutip dari ESPN.

Dia menilai strategi apa pun tidak akan berjalan efektif jika para pemain tidak menunjukkan intensitas yang dibutuhkan, baik ketika menyerang maupun bertahan.

"Dengan sistem atau taktik apa pun, jika kalian tidak berlari, tidak bergerak maju, dan tidak berlari kembali, kalian tidak akan bisa menang," tegasnya.

Perbedaan pernyataan antara Carrick dan Fernandes pun menambah sorotan terhadap kondisi MU. Kekalahan telak dari Como bukan hanya memperpanjang tren negatif tim, tetapi juga memunculkan pertanyaan mengenai evaluasi yang perlu dilakukan di dalam skuad.

Rentetan hasil buruk turut membuat posisi Carrick menjadi perhatian. MU disebut telah melewati tujuh pertandingan tanpa kemenangan, sebuah catatan yang semakin meningkatkan tekanan terhadap sang pelatih.

Carrick menandatangani kontrak berdurasi dua tahun pada Mei lalu setelah membawa Setan Merah finis di posisi ketiga Premier League. Namun, performa tim pada musim ini belum menunjukkan konsistensi yang diharapkan.

Usai kekalahan dari Como, Carrick juga menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung MU yang hadir langsung di stadion. Dia mengakui penampilan timnya jauh dari harapan dan menilai cara bermain yang ditunjukkan dalam pertandingan tersebut tidak dapat diterima.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan kehilangan jabatannya, Carrick mengaku belum memikirkan masa depannya. Dia memilih menyoroti kekecewaan para suporter setelah MU tampil buruk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya belum memikirkan posisi saya sendiri. Saya sangat marah. Kami bisa menang atau kalah, tetapi cara kami bermain malam ini tidak bisa diterima. Saya ingin para suporter tahu bahwa saya memahami perasaan mereka," ujar Carrick.

Kekalahan dari Como kini menambah pekerjaan rumah bagi Carrick. Selain membenahi performa tim di lapangan, dia juga harus memastikan MU segera bangkit agar tren negatif tersebut tidak terus berlanjut.

Penyerang Lille, Dilane Bakwa bersama Calvin Verdonk

Peluang Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions, Lille Tak Boleh Kehilangan Poin di Markas Wakil Norwegia

Pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, berpeluang kembali memperkuat Lille saat menghadapi Bodø/Glimt dalam lanjutan Liga Champions 2026/2027. Pertandingan ini akan ber

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut