Paman Lamine Yamal Sindir Kemenangan Harry Kane
- Reuters/Matthew Childs
VIVA – Kemenangan Harry Kane dalam perebutan Ballon d'Or 2026 menuai reaksi dari keluarga Lamine Yamal. Paman bintang muda Barcelona tersebut, Abdul Abdellaoui, secara terbuka menyindir hasil pemungutan suara yang menempatkan penyerang Bayern Munich itu sebagai pemain terbaik dunia.
Kane berhasil mengungguli Yamal dan bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, dalam malam penghargaan yang berlangsung di London, Senin (26/10/2026).
Penyerang Timnas Inggris itu mencetak 61 gol dalam 51 pertandingan bersama Bayern Munich pada musim lalu. Kane juga menyumbangkan enam gol untuk Inggris di Piala Dunia, saat tim asuhan Thomas Tuchel mencapai babak semifinal di Amerika Utara.
Namun, pencapaian tersebut tidak membuat Abdellaoui sepakat dengan keputusan yang memenangkan Kane. Ia menilai Yamal lebih pantas mendapatkan penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola itu.
“Sejujurnya, ini sangat menyedihkan. Saya merasa sangat kecewa,” ujar Abdellaoui kepada El Larguero.
“Keponakan saya tampil luar biasa. Dia adalah pemain terbaik di dunia, semua orang tahu itu. Jika Anda menyukai sepak bola, Anda akan datang untuk melihat Lamine, bukan Harry Kane.”
“Harry Kane adalah pencetak gol yang hebat, tetapi Lamine adalah pemain terbaik yang bersinar di lapangan. Jika kali ini dia kurang beruntung, masih ada tahun depan,” sambungnya.
Abdellaoui juga menyoroti usia Yamal yang masih muda. Menurutnya, status pemain berusia 19 tahun itu kerap dijadikan alasan untuk menunda peluangnya meraih Ballon d'Or.
Ia merasa Yamal sudah menunjukkan kualitas yang cukup untuk memenangkan penghargaan tersebut, terlebih setelah menjalani musim yang impresif bersama Barcelona.
“Karena Lamine masih muda, mereka selalu mengatakan dia masih punya waktu. Usianya 19 tahun, dan itulah alasan mereka tidak memberinya penghargaan. Sementara Harry, ketika kariernya tinggal tiga hari lagi, mereka mengatakan, 'Ayo, kita berikan penghargaan itu kepadanya',” kata Abdellaoui.
Ia kemudian menyoroti sederet pencapaian Yamal, termasuk gelar Piala Dunia, La Liga, dan Piala Super, serta kontribusinya dalam mencetak gol, memberikan assist, dan menciptakan peluang bagi rekan setimnya.
“Lamine akan memenangkan lebih dari satu penghargaan. Namun, kesedihan ini akan berlalu dalam tiga hari. Dalam beberapa hari, dia akan baik-baik saja,” ujarnya.