Luis Milla Anggap Egy Maulana Vikri Masih 'Bau Kencur'

Pesepak bola Timnas Indonesia U-19, Egy Maulana Vikri (kiri)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

VIVA – Tim nasional Indonesia U-23 berlaga di PSSI Anniversary Cup 2018. Sudah dua pertandingan yang dilalui. Namun, Garuda Muda belum bisa memetik kemenangan.

Hasil Liga 1: Dewa United Bantai Tuan Rumah Persebaya Surabaya

Di laga awal, Timnas U-23 harus pasrah dikalahkan Bahrain dengan skor 0-1. Sedangkan melawan Korea Utara, skor imbang 0-0 menjadi hasil akhirnya.

Dari sejumlah kritik yang dilontarkan kepada Milla, ada satu yang cukup menarik perhatian, yakni belum dimainkannya Egy Maulana Vikri. Padahal dia masuk dalam 24 nama pemain yang dipanggil pelatih asal Spanyol itu.

Sehari Perkuat Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri Langsung Main Bersama Dewa United

Milla menjelaskan alasannya tidak menurunkan Egy dalam dua pertandingan. Menurutnya, pemain yang baru saja menandatangani kontrak dengan klub Polandia, Lechia Gdansk tersebut masih bau kencur alias tidak berpengalaman.

"Teman-teman harus mengerti tentang kondisi ini. Egy tidak berkompetisi dan umurnya baru 17 tahun, dan dia masih di akademi," ujar Milla kepada wartawan, Senin 30 April 2018.

Egy Maulana Vikri Bicara soal Vietnam Vs Indonesia

Pada PSSI Anniversary Cup 2018, Timnas U-23 harus bersaing dengan Korea Utara, Bahrain, dan Uzbekistan. Sulit bagi Milla menurunkan Egy dengan komposisi lawan seperti saat ini.

"Musuh yang ada sekarang levelnya, intensitas, dan fisiknya sangat tinggi. Jadi kita harus bersabar, karena Egy punya masalah, yakni dia tidak berkompetisi," imbuhnya.

Meski begitu, Milla menilai Egy merupakan salah satu talenta terbaik di Indonesia saat ini. Dia berharap, pemain asal Medan, Sumatera Utara tersebut bisa segera mencari klub yang rutin berkompetisi.

Pelatih berusia 52 tahun tersebut juga tak berjanji bisa memasukkan Egy dalam skuat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang pada Agustus mendatang.

"Egy didatangkan ke Timnas U-23 agar dia berlatih. Kalau dia terus seperti ini dan bermain di akademi tentu akan sulit bagi dia berkompetisi di level seperti ini empat bulan ke depan," tutur Milla.


 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya