Tanggapan Tim Ad Hoc Integritas PSSI soal Gerak Satgas

Ketua Tim Adhoc Sinergi PSSI, Ahmad Riyadh.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Nur Faishal

VIVA – Ketua Tim Ad hoc Integritas PSSI, Ahmad Riyadh menanggapi gerak Satgas Antimafia Bola beberapa hari belakangan. Setelah melakukan penggeledahan di apartemen milik Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, status tersangka langsung diberikan.

Kata Ketum PSSI Erick Thohir Usai Pelaku Match Fixing Ditangkap Polri

Riyahd sendiri coba melihat secara jernih permasalahan ini. Namun, yang terpenting baginya, gerak Satgas Antimafia Bola murni bertujuan untuk membersihkan pengaturan skor.

(Baca juga: Tim Ad Hoc Integritas PSSI Segera Temui Satgas Antimafia Bola)

Gempar! Satgas Antimafia Bola Polri: PSS Sleman vs Madura FC Terjadi Match Fixing

"Komite Integritas tetap menyikapi secara positif, semua proses hukum tersebut merupakan upaya untuk menjawab dan menjernihkan persoalan di tubuh menerpa PSSI, berkaitan dengan isu pengaturan skor dan manipulasi pertandingan," ujar Riyadh dalam keterangan resmi kepada wartawan.

Lebih lanjut, diharapkan Joko mau bicara ke publik secara gamblang mengenai masalah yang menerpanya saat ini. Apalagi jika nantinya memang ada efek lain yang bisa ditimbulkan.

2 Orang Jadi Tersangka Kasus Suap Match Fixing Liga 2 Musim 2018, Satu Pemilik Klub

"Penjelasan Plt Ketua Umum PSSI akan memperjelas, keterlibatan pihak-pihak yang terkait pelanggaran statuta maupun yang melanggar di luar statuta, sehingga akan memperjelas informasi kepada masyarakat," tutur Riyadh.

Bhayangkara FC vs Persik Kediri

Ada Sosok Mencurigakan saat Pertandingan Persik Vs Bhayangkara FC

Satgas Antimafia Bola telah menerima laporan dari Persik Kediri tentang adanya dugaan pengaturan skor.

img_title
VIVA.co.id
18 April 2024