Start Positif Timnas Indonesia Era McMenemy
- Hafidz Mubarak A
Sebelumnya, Timnas Indonesia hanya bisa menang sekali dari lima laga ujicoba di kandang lawan. Ini yang menjadi perhatian utama pelatih berusia 41 tahun tersebut.
"Sulit bagi tim di Indonesia untuk menang di pertandingan tandang, begitu juga tim nasional. Harapannya kita bisa mengubah tradisi yang kurang baik," kata Simon kepada wartawan, Kamis 21 Maret 2019.
McMenemy sendiri ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia oleh PSSI pada Desember 2018 silam. McMenemy melanjutkan tugas Bima Sakti yang hanya menjadi pelatih sementara menggantikan Luis Milla.
Saat itu, Timnas Indonesia asuhan Bima Sakti terpuruk setelah gagal total di Piala AFF 2018. Timnas Indonesia gagal lolos grup B setelah terdampar di peringkat 5 dengan koleksi 4 poin (1 menang, 1 imbang, 2 kalah).
![]()
Bukan tanpa alasan, McMenemy ditunjuk PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia. Pelatih kelahiran Skotlandia tersebut merupakan pelatih terbaik Liga 1 2017. Di tahun itu, dia membawa Bhayangkara FC juara Liga 1.
Di level timnas, McMenemy juga pernah membesut FIlipina. Pencapaian terbaiknya bersama Filipina adalah dengan melangkah ke semifinal Piala AFF 2010.
Menjadi pelatih Timnas Indonesia, Simon mengakui memanggul beban berat. Sebab, publik sudah lama merindukan skuat Garuda bisa menggondol gelar juara, seperti yang sudah dilakukan tim junior.
Belum lagi kedatangan Simon menggantikan Luis Milla Aspas, pelatih Timnas Indonesia sebelumnya di Asian Games 2018 yang dianggap sukses mengubah gaya bermain skuat Garuda.Â
Meski demikian, Simon enggan dibanding-bandingkan. Baginya, Milla adalah sosok pelatih yang baik, dan menaruh hormat kepadanya.
"Luis Milla sangat berpengalaman dan saya respect dengan apa yang telah dilakukannya. Tapi kami berdua pelatih yang berbeda," ujar Simon dalam sebuah kesempatan.