Mendesak PSSI Pecat Indra Sjafri

Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

VIVA – Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri sedang dalam sorotan. Sebabnya, dia dianggap telah sengaja mengikis kepercayaan publik terhadap pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

img_title Cetak 15 Gol di Liga Belanda, Striker Keturunan Indonesia Ini Ternyata Tak Bisa Bela Garuda Karena Masalah Aturan

Indra menuding Tae-yong sebagai pembohong. Komentar itu sebagai jawaban dari hasil wawancara juru taktik asal Korea Selatan dengan media massa di sana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tae-yong menumpahkan kegelisahannya melihat inkonsistensi PSSI belakangan ini. Yang utama tentu pengangkatan Indra sebagai Dirtek PSSI.

img_title Resmi! AFC Ubah Jadwal Piala Asia, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia?

Karena ketika Indra menjadi asistennya di Timnas Indonesia U-19 telah melakukan tindakan indisipliner. Dia meninggalkan rekan pelatih lainnya usai pemusatan latihan di Thailand cuma karena ingin menghadiri resepsi pernikahan.

Akibat dari pernyataan Indra tersebut, kini publik ramai membicarakannya. Posisi Tae-yong di Timnas Indonesia pun diramalkan tidak bakal lama lagi.

img_title Blak-blakan, Shin Tae-yong Ungkap Alasan Shayne Pattynama 'Diasingkan' di Persija

Melihat segala keriuhan ini, pengamat sepakbola nasional, Rayana Djakasurya mendesak Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan untuk bertindak. Dia menyuarakan agar Indra dipecat dengan alasan telah membuat situasi tak kondusif.

"Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan sebaiknya mengambil keputusan memecat Indra Sjafri dari jabatannya," kata Rayana kepada wartawan.

"Saya rasa solusi ini yang terbaik untuk membuat Shin Tae-yong lebih nyaman dalam menjalankan program meningkatkan prestasi Timnas Indonesia," imbuhnya.

Rayana memilih berpihak kepada Shin Tae-yong karena mengukur kualitas kepelatihan. Juru taktik berusia 51 tahun itu terbukti bisa memimpin Korea Selatan di Piala Dunia 2018 Rusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski tersingkir dari fase grup, tapi Tae-yong dan anak asuhnya ketika itu mencatatkan hasil monumental. Mereka menang dengan skor dua gol tanpa balas.

Karena kekalahan tersebut, akhirnya Jerman gagal melangkah ke babak 16 besar. Padahal statusnya ketika itu adalah juara bertahan Piala Dunia 2014.

Pemain Persija Jakarta, Alexander Jeremejeff

Alexander Jeremejeff Makin Ganas di Persija, Pernah jadi Top Skor Liga Swedia

Penyerang Persija, Alexander Jeremejeff makin tajam bersama Persija Jakarta dengan koleksi enam gol di Super League 2026/2027. Ia pernah menjadi top skor Liga Swedia.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut