Program Luis Milla: Terapkan Tiki Taka di Timnas Indonesia

Calon pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla Aspas
Sumber :
  • UEFA.com

VIVA.co.id – Calon pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla, sudah melakukan paparan di depan pengurus PSSI. Dari paparan tersebut, Milla menyatakan keinginannya untuk menerapkan gaya bermain Spanyol di Timnas.

img_title Reaksi Erick Thohir soal Kasus Bobotoh Tewas Dibacok di Bogor, Singgung Ancaman Pengurangan Poin Klub

Jumat 20 Januari 2017, Milla kembali melakukan presentasi di depan jajaran pengurus PSSI. Kali ini, Milla mengulas lebih lengkap terkait programnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Jenderal PSSI, Ade Wellington, menyatakan Milla mengungkapkan metodenya ketika membangun Timnas Spanyol U-21.

img_title Striker Berdarah Indonesia Markus Pall Ellertsson Bersinar di Eropa, Jadi Calon Senjata Baru Timnas Indonesia?

"Hingga akhirnya, Spanyol U-21 juara Piala Eropa 2011. Kini, pemain yang pernah ditanganinya di 2011 lalu, telah bermain di tim-tim elite Eropa," kata Ade di kantor PSSI.

Pria 50 tahun itu, disebutkan Ade, berniat untuk menerapkan gaya main dan pola pembinaan pemain Spanyol di skuat Timnas. Artinya, gaya main Pasukan Garuda nantinya bakal mengacu pada konsep tiki taka.

img_title 7 Pemain Dikaitkan dengan Naturalisasi Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027, Ada Talenta Arsenal hingga Eks Persib

"Milla menjelaskan secara detail rencananya untuk Timnas. Dia bicara konsep gaya main Spanyol, formasi, dan standar permainan serta pemain seperti apa. PSSI puas dengan presentasi yang dilakukannya," terang Ade.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PSSI kemungkinan akan mengontrak Milla selama dua tahun. Targetnya jelas, emas SEA Games 2017 dan berprestasi di Asian Games 2018.

"Soal kontrak, kami tak mau bicara. Sementara, durasinya selama dua tahun. Dengan melakukan evaluasi juga," terang Ade. (one)

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir

Pesan Tegas Erick Thohir Usai Tragedi Suporter di Bogor

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan tidak ada toleransi terhadap aksi kekerasan di lingkungan sepak bola Indonesia. PSSI pun berkoordinasi dengan kepolisian untuk m

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut