Piala AFF 2018 Resmi Gunakan Format Baru

Timnas Indonesia U-23 Mulai Latihan untuk Piala AFF dan Piala Asia
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

VIVA – Turnamen sepakbola antarnegara Asia Tenggara yakni Piala AFF akan digelar 8 November hingga 15 Desember 2018. Kejuaraan ini akan menghadirkan format baru, pada ajang yang bernama resmi AFF Suzuki Cup ini, setiap grup diisi lima negara dengan sistem kandang-tandang setengah kompetisi di mana sembilan dari 11 tim negara Asia Tenggara dengan peringkat tertinggi di Piala AFF 2016 secara otomatis lolos ke fase grup.

img_title Penyerang Naturalisasi Malaysia: Kami Punya Alasan Istimewa untuk Mengalahkan Timnas Indonesia

Sementara peringkat 10 dan peringkat 11 akan diadu dalam laga kandang-tandang untuk memperebutkan satu slot kosong. Seperti diketahui pada Piala AFF 2016, babak penyisihan grup berlangsung di dua negara sebagai tuan rumah, baru pada babak semifinal dan final digelar dengan sistem kandang tandang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tahun ini juga merupakan tahun Piala Dunia yang mengingatkan kami bahwa platform regional seperti AFF Suzuki Cup adalah jalur penting yang menciptakan peluang untuk mengasah bakat sepakbola. Dan, memungkinkan mereka untuk mengambil langkah berikutnya untuk bersaing di panggung global," kata Presiden AFF, Sultan Haji Muhammad Shah, dalam rilis yang diterima VIVA, Rabu, 10 April 2018.

img_title Mentan Ungkap Pengembangan Bioetanol Bisa Hemat Devisa Negara Rp500 Triliun

Dalam format baru yang diterapkan oleh AFF, sembilan negara akan lolos secara otomatis yakni, Indonesia, Thailand, Malaysia, Myanmar, Vietnam, Kamboja, Laos, Singapura, dan Filipina. Kemudian yang akan memperebutkan jatah kesepuluh adalah Brunei Darusalam dan Timor Leste yang bakal saling gebuk pada pertandingan kandang-tandang pada 3 dan 11 September 2018.

Sebanyak 10 tim yang sudah berhasil lolos nantinya dibagi dalam dua grup berisikan masing-masing lima negara dan akan saling bertemu dengan sistem kandang-tandang setengah kompetisi. Dengan begitu, turnamen ini tidak akan lagi tersaji di dwitunggal negara.

img_title Kapolri Dorong Polwan Indonesia Makin Berani Bersaing di Level Internasional

Piala AFF 2018 ini menjadi agenda dan bidikan utama skuat tim nasional Indonesia besutan Luis Milla pada 2018 selain Asian Games. Hingga saat ini Indonesia belum pernah menjadi juara dan hanya mampu menjadi runner up di tahun 2000, 2002, 2004 2010, dan 2016.

Seluruh pertandingan yang akan melibatkan Pasukan Garuda rencananya akan ditayangkan secara langsung di salah satu televisi nasional swasta. "RCTI telah menjadi official broadcaster AFF Suzuki Cup sejak tahun 2008 lalu. Dan kami kembali mendapatkan untuk tahun ini hingga tahun 2020 mendatang," jelas CEO RCTI, Kania Mirdiati di MNC Tower, Rabu, 10 April 2018.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut