Keringat Sergio Ramos Bikin Striker Liverpool Kedinginan

Kapten Real Madrid, Sergio Ramos.
Sumber :
  • REUTERS/Paul Hanna

VIVA – Kapten Real Madrid, Sergio Ramos merasakan beragam sensasi kala tampi di final Liga Champions melawan Liverpool, Minggu 27 Mei 2018 lalu. Dia bergembira karena Los Blancos sukses menggondol gelar juara, namun juga kesal karena jadi sasaran kritik.

img_title Menang di Camp Nou, Mourinho Sebut Real Madrid Punya Modal Besar Rebut Gelar LaLiga

Ramos dikritik karena dianggap sengaja mencederai winger Liverpool, Mohamed Salah. Bahu kiri pemain asal Mesir itu terkilir dan membuatnya harus ditarik keluar lapangan pada menit 31.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, tudingan demi tudingan tak lantas membuat Ramos frustrasi. Dia justru ingin kembali merasakan atmosfer pertandingan melawan Liverpool, karena ada momen yang menyenangkan.

img_title Jadi Pahlawan Real Madrid di El Clasico, Mbappe Malah Tak Mau Disorot

Salah satunya adalah saat dia berbicara dengan striker Liverpool, Roberto Firmino mengenai keringat Ramos yang jatuh dan membuatnya jadi kedinginan.

"Saya merindukan Roberto Firmino ketika dia mengatakan kedinginan karena setetes keringat saya yang jatuh ke tubuhnya," ujar Ramos, seperti dikutip dari AS.

img_title Alasan Hansi Flick setelah Barcelona Dilibas Real Madrid

Ucapan Firmino itu bisa memunculkan beragam tafsir. Namun yang jelas, ketika itu Ramos tak membiarkannya leluasa memegang bola.

Kelugasan Ramos dalam menjaga pertahanan yang akhirnya membantu Madrid mengakhir pertandingan dengan keunggulan 3-1

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026

Real Madrid dan Barcelona Raja Ballon d'Or, Harry Kane Bawa Bayern Munich Mendekat

Harry Kane mencatatkan sejarah dengan meraih penghargaan Ballon d'Or 2026. Penyerang Bayern Munich dan Timnas Inggris itu mengungguli Kylian Mbappe serta Lamine Yamal dal

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut