Alvaro Morata, From Hero to Zero

Striker Timnas Spanyol, Alvaro Morata
Sumber :
  • twitter.com/EURO2020

VIVA – Timnas Spanyol harus mengubur mimpi tampil di final Euro 2020. Mereka takluk dari Italia di semifinal.

img_title Spanyol Hajar Republik Ceko 3-1, Lamine Yamal Buka Jalan La Roja Menuju Perempat Final

Pada laga di Stadion Wembley, Selasa malam 6 Juli 2021, atau Rabu dini hari waktu Indonesia, La Roja tersingkir setelah kalah adu penalti 4-2. Pada waktu normal dan tambahan kedua tim bermain seri 1-1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam babak tostosan, dua pemain Spanyol gagal menjalankan tugas. Mereka adalah Daniel Olmo dan Alvaro Morata. Sedangkan satu-satunya penggawa Gli Azzurri yang gagal ialah Manuel Locatelli.

img_title FIFA Hukum Paredes 10 Laga usai Keributan Final Piala Dunia, Argentina Kena Denda Rp5,67 Miliar

Khusus buat Morata, ini menjadi menarik. Menjadi eksekutor keempat, namun tendangannya dengan mudah diblok oleh kiper Gianluigi Donnarumma.

Bisa dibilang kegagalan Morata tersebut yang memuluskan Italia melangkah ke laga pamungkas. Sebab setelahnya Jorginho berhasil menjalankan tugas sebagai penendang terakhir.

img_title Jose Mourinho: Real Madrid Tak Mau Mengejar Pemain yang Ragu

Photo :
  • Twitter/@EURO2020

Itu menjadi sebuah Ironi, sebab sejatinya Morata nyaris menjadi pahlawan bagi Spanyol. Masuk di babak kedua, menggantikan Ferran Torres, bintang Juventus tersebut yang mencetak gol penyama kedudukan atas Italia di menit 80.

Diketahui pada waktu normal Spanyol sempat tertinggal. Pada menit 60 gawang mereka dibobol Federico Chiesa.

Sempat kesulitan membongkar pertahanan Italia, akhirnya Morata yang membantu Spanyol memperpanjang napas. Mereka memaksakan hasil imbang 1-1 di waktu 90 menit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Morata sendiri dari awal sudah benyak mendapatkan kritik dari publik Spanyol. Dia dianggap tak becus menjadi penyerang andalan karena melewatkan sejumlah peluang emas.

Tapi patut diingat juga bahwa Morata beberapa kali memberikan kontribusi besar bagi Spanyol di Euro kali ini. Contohnya saat mencetak gol keempat pada extra time laga babak 16 besar melawan Krosia beberapa waktu lalu.

Lamine Yamal Ukir Sejarah, 3 Kali Beruntun jadi Pemain Muda Terbaik Ballon d’Or

Lamine Yamal Ukir Sejarah, 3 Kali Beruntun Raih Trofi Kopa, Penerus Lionel Messi?

Lamine Yamal meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Ballon d’Or 2026 untuk ketiga kalinya beruntun. Bintang Barcelona ini juga membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut