UEFA Tidak Adil ke Tottenham Hotspur

Logo dan Tagline baru VIVA News & Insights
Sumber :

VIVA – Bek Tottenham Hotspur, Davinson Sanchez mengecam keras UEFA. Sebab, timnya dinyatakan tersingkir dari Liga Konferensi Eropa tanpa menjalani pertandingan.

img_title Ngeri! Serangan Siber Bikin Freezer Supermarket Eropa Panas, Ribuan Produk Terancam Terbuang

Sejatinya Tottenham menjalani pertandingan kandang menghadapi tim asal Prancis. Tapi, karena situasi pandemi COVID-19 di Inggris, pemerintah melarangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alhasil Tottenham tidak bisa bertindak sebagai tuan rumah. UEFA pun menjatuhkan keputusan tim berjuluk The Lillywhites dinyatakan kalah 0-3 dari Rennes.

img_title Rentan, Eropa Hadapi Musim Dingin dengan Cadangan Gas Terendah dalam 15 Tahun

Dengan hasil ini, Vitesse yang bergabung dengan Rennes melaju ke babak gugur. Sedangkan Tottenham harus menerima kenyataan pahit.

"Tidak adil bagi kami cuma mengatakan 'Oke, Anda tersingkir dari kompetisi'," kata Sanchez, dikutip dari Sky Sports.

img_title Putin Bantah Tuduhan Rusia di Balik Sejumlah Demo di Negara Eropa

"Apalagi mengetahui kami tidak bermain karena kasus COVID-19. Kami mempersiapkan pertandingan, kami fokus, dan kami melakukan segalanya untuk melawan Rennes," imbuhnya.

Pertandingan Vitesse vs Tottenham Hotspur di Liga Konferensi Eropa.

Photo :
  • Twitter/@europacnfleague

"Malam sebelumnya kami mendapat kabar bahwa pertandingan tidak akan dimainkan."

Sanchez menganggap keputusan ini sangat tidak adil kepada Tottenham dan juga suporter. Apalagi selama ini mereka terus berjuang tampil baik di Liga Konferensi Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya pikir ini agak tidak adil bagi kami sebagai klub, para suporter. Karena ini adalah kompetisi yang membuat kami kesulitan bermain tandang, tapi kami masih memiliki kesempatan untuk berada di kompetisi. Jadi ini benar-benar tidak adil," ujar Sanchez.

Ilustrasi peretasan

Lemari Pendingin Supermarket di Sejumlah Negara Eropa Diretas, Makanan Berton-ton Rusak

Peretas mengaktifkan mode mencair pada lemari pendingin pada puluhan toko di Prancis, Belgia, Swedia, Belanda, dan Irlandia mengakibatkan kerugian ratusan ribu euro

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut