Prediksi Final Piala Afrika 2021: Mesir vs Senegal

Striker Timnas Mesir, Mohamed Salah
Sumber :
  • instagram.com/mosalah/

VIVA – Duo striker papan atas dunia saat ini akan saling berhadapan dalam final Piala Afrika 2021 dini hari nanti, Senin 7 Februari 2022, ketika Mohamed Salah memimpin Timnas Mesir melawan Timnas Senegal yang dikomandoi Sadio Mane.

img_title Deretan Fakta Nasib Tragis Patrick Kluivert: Tolak Senegal demi Timnas Belanda, Malah Tak Dipilih KNVB

Dua punggawa Liverpool yang membuat lini depan The Reds mematikan ini akan mengambil peran sama vitalnya bagi kedua negara manakala Mesir berusaha memperbanyak trofi Piala Afrika yang dikoleksinya menjadi delapan trofi ketika saat bersamaan Senegal bernafsu menjuarai turnamen ini untuk pertama kalinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan ini dimainkan di Stadion Olembe Yaounde, di mana pekan lalu delapan orang tewas dalam tragedi yang terus menghantui turnamen kontinental edisi Kamerun ini.

img_title Nasib Pelatih Timnas Ini Berakhir Tragis, Baru Gagal di Piala Dunia 2026 Langsung Dipecat

Salah tidak merahasiakan keinginannya yang membara untuk mempersembahkan trofi utama kepada Mesir, sementara Mane lagi sumringah kegirangan telah mengantarkan timnya ke partai final yang sudah pasti tak ingin berakhir cuma dengan menyandang finalis.

Senegal yang merupakan tim peringkat teratas Afrika sehingga menjadi salah satu favorit kuat juara turnamen ini awalnya tampil tak meyakinkan sebelum mencapai final untuk ketiga kalinya ini.

img_title Timnas Senegal Diterpa Rumor Panas Jelang Piala Dunia 2026, Federasi Angkat Bicara

Mereka hanya mencetak satu gol selama babak pembukaan tetapi masih menempati posisi teratas grup. Mereka juga sangat efisien dalam mengatasi lawan selama fase knockout.

"Kami sangat dirugikan oleh banyak kasus COVID dan juga cedera sejumlah pemain. Kami punya waktu yang sangat sulit tetapi karena pengalaman kami, maka kami tetap tenang sampai kami bisa mengumpulkan seluruh tim," kata Mane seperti dikutip Reuters.

Aksi pemain Timnas Senegal, Sadio Mane

Photo :
  • Tangkapan layar

Senegal mesti mengawali turnamen ini tanpa disertai kapten Kalidou Koulibaly dan kiper Edouard Mendy karena baru pulih dari paparan virus COVID-19.

Tetapi perjalanan mereka ke final jauh lebih mudah ketimbang Mesir yang kalah dalam pertandingan pertama fase grup melawan Nigeria sehingga dikritik keras oleh pendukungnya sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tapi Mesir bangkit dengan mengalahkan Pantai Gading dalam adu penalti pada babak 16 besar, lalu Maroko 2-1 setelah perpanjangan waktu pada perempat final, dan akhirnya menumbangkan Kamerun dalam adu penalti lagi pada semifinal.

"Kami bermain di tengah situasi yang sangat sulit tetapi kami berhasil mengatasi semua kesulitan itu," kata Mahmoud Trezeguet. "Kami bermain 120 menit selama tiga pertandingan berturut-turut tetapi kami tetap fokus penuh menyelesaikan tugas kami."

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut