PSG Terlalu Kejam, Luka Modric Dipaksa Pergi dengan Luka

Gelandang Real Madrid, Luka Modric
Sumber :
  • AP Photo/Cesar Cebolla

VIVA – Perpisahan Luka Modric dengan Real Madrid berubah jadi drama menyakitkan. Bukan pesta, melainkan pembantaian. El Real digilas Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor telak 0-4 dalam semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 di New Jersey, Amerika Serikat, Kamis 10 Juli dini hari WIB.

img_title Kata-Kata Berkelas Luis Enrique Usai PSG Kalahkan Lyon, Kemenangan 2-0 Didedikasikan untuk Kvara

Fabian Ruiz mencetak dua gol, lalu Ousmane Dembele dan Goncalo Ramos menambah penderitaan Madrid. PSG pun melenggang ke final dan siap bentrok dengan Chelsea, sementara Modric menutup bab terakhirnya bersama klub yang sudah ia bela sejak 2012 — dengan luka mendalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Modric tak hanya gagal membawa Madrid ke final. Ia bahkan hanya dimainkan mulai menit ke-64, saat Los Blancos sudah tertinggal tiga gol. Sisa laga jadi sunyi untuknya, duduk dan menyaksikan tim yang ia cintai dipukul habis-habisan.

img_title Safonov Tampil Gemilang, PSG Rebut Puncak Klasemen Setelah Hajar Lyon 2-0

“Akhir yang pahit buat dia [Modric], tapi dia legenda sepak bola dan akan selalu dikenang oleh Real Madrid,”
– Xabi Alonso, pelatih Real Madrid, dikutip dari beIN Sports

597 Laga, 28 Trofi, dan Air Mata Perpisahan
Sejak datang dari Tottenham Hotspur lebih dari satu dekade lalu, Modric menjelma jadi jantung permainan Madrid. 597 pertandingan, 43 gol, 95 assist, dan 28 trofi jadi warisan sang maestro Kroasia. Tapi semua itu tak cukup menghindarkannya dari perpisahan yang dingin.

img_title Menang di Camp Nou, Mourinho Sebut Real Madrid Punya Modal Besar Rebut Gelar LaLiga

Satu per satu pemain PSG dan Madrid menghampirinya selepas laga, memberi pelukan dan ucapan selamat tinggal. Momen yang seharusnya megah itu justru terasa muram dan sunyi.

Modric dipastikan tidak memperpanjang kontraknya. Isu yang beredar, ia akan melanjutkan karier di Italia bersama AC Milan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan Hanya Modric, Vazquez Juga Pergi
Tak cuma Modric, malam kelam itu juga menjadi laga terakhir Lucas Vazquez bersama Real Madrid. Pemain jebolan akademi itu masuk menit ke-83 menggantikan Arda Guler.

Vazquez meninggalkan Madrid dengan rekor 402 laga, 38 gol, 73 assist, dan 23 trofi. Karier barunya masih misterius. Ia dikaitkan dengan Espanyol, juga beberapa klub Arab Saudi dan MLS.

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026

Real Madrid dan Barcelona Raja Ballon d'Or, Harry Kane Bawa Bayern Munich Mendekat

Harry Kane mencatatkan sejarah dengan meraih penghargaan Ballon d'Or 2026. Penyerang Bayern Munich dan Timnas Inggris itu mengungguli Kylian Mbappe serta Lamine Yamal dal

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut