6 Exco PSSI Dihukum 10 Tahun

KLB PSSI 2013
Sumber :
  • VIVAnews/Fernando Randy
VIVAbola
img_title Bocah Asal Poso Ini Akan Ikut Turnamen di Denmark dan Swedia
- Komisi Disiplin (Komdis) PSSI resmi memberikan sanksi kepada lima anggota Exco dan satu Wakil Ketua Umum PSSI saat Rapat Komite Eksekutif (Exco) di Hotel Sultan, Jakarta, Senin 6 Mei 2013. Keenam orang ini dilarang beraktivitas selama 10 tahun di lingkungan sepakbola Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Rangking FIFA: Posisi Indonesia Makin Merosot

Keenam orang tersebut adalah Tuty Dau, Sihar Sitorus, Mawardi Nurdin, Widodo Santoso, Bob Hippy dan Waketum Farid Rahman. Mereka dikenai sanksi karena bertingkah laku buruk memalsukan tanda tangan Ketua Umum Djohar Arifin Husin saat pengesahan 18 Pengurus Provinsi (Pengprov) pada rapat Exco, 7 Maret 2013.
img_title Deretan Musisi Indonesia yang Awet Muda di Usia 40an


Dalam memberikan sanksi, Ketua Komdis Hinca Pandjaitan berpegang pada Peraturan Organisasi (PO) Kode Disiplin Pasal 138, 139, 140 dan 141.

“Yang mereka lakukan itu mencederai asas fairness di PSSI. Saat itu posisi PSSI sedang kritis dan berada dalam ancaman FIFA,” ujar Hinca.
 
“Apalagi, hasil notulensi itu juga disampaikan kepada Menpora Roy Suryo. Itu tidak cuma di dalam, tapi juga dibawa keluar. Ini mencederai kredibilitas PSSI di mata AFC dan FIFA."

Namun demikian, kata Hinca, keenam Exco PSSI tersebut memiliki hak untuk mengajukan banding selama dua pekan mendatang.

SK sanksi kepada keenamnya sudah berada di tangan Sekretaris Jenderal PSSI, Hadiyandra. Dan rencananya, Hadiyandra akan mengirimkan surat itu kepada keenam orang tersebut pada Selasa 7 Mei 2013.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Mengenai pemecatan resmi keenamnya, kata Hadiyandra, akan dilakukan pada kongres tahunan PSSI pada bulan Juni mendatang. "Itu salah satu agenda pada kongres di Surabaya nanti," katanya.
Pemain Timnas Argentina

Rangking FIFA: Argentina di Puncak, Indonesia Makin Anjlok

Argentina menggeser Belgia di rangking teratas dunia.

img_title
VIVA.co.id
7 April 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut