Kalah Dramatis, Pemain Atletico Dilarang Menangis

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone
Sumber :
  • REUTERS/Albert Gea

VIVA.co.id – Atletico Madrid kalah dari Real Madrid di final Liga Champions, Minggu 29 Mei 2016 dini hari WIB. Berlaga di San Siro, Milan, Italia, skuad asuhan Diego Simeone kandas melalui drama adu penalti dengan skor 3-5.

img_title Calvin Verdonk Semprot Kelemahan Lille usai Dibungkam Galatasaray di Liga Champions

Sepanjang 90 menit waktu normal, kedua tim bermain imbang 1-1. Madrid membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui Sergio Ramos. Atletico membalas melalui Yannick Carrasco ketika laga memasuki menit ke-80.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(Baca juga: Lewat Drama Adu Penalto, Madrid Raih Undecima)

img_title Klasemen Liga Champions 2026/2027: Manchester United 'Gak Ketolong', PSG kokoh di Puncak

Meski kalah secara dramatis, namun Simeone tak ingin para pemainnya menitikkan air mata. Dia sadar Gabi dan kawan-kawan layak berbangga karena telah memberikan kemampuan maksimal guna melakoni pertandingan yang berlangsung ketat.

"Saya mengatakan kepada pemain untuk tidak menangis. Karena ketika Anda telah memberikan begitu banyak, dan berjuang keras maka tidak apa-apa untuk kehilangan. Saya sangat bangga dengan tim," tutur Simoene seperti dilansir Marca.

img_title Calvin Verdonk Tampil Penuh di Liga Champions, Statistiknya Jadi Sorotan Usai Lille Dibantai Galatasaray 2-4

"Kami mengalahkan Barcelona dan Bayern Munich dalam perjalanan menuju final, dan ini adlaah pertandingan yang lagi-lagi sulit. Para pemain saya telah memberikan segalanya. Lihat saja apa yang Gabi lakukan dan pemain lainnya," imbuhnya.

(Baca juga: Terlukanya Simeone Kalah Adu Penalti dari Real Madrid)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan ini membuat pria asal Argentina tersebut meminta maaf kepada para penggemar. Dia berharap para penggemar tetap mencintai klub berjuluk Los Rojiblancos ke depannya.

"Yang pasti ini menyakitkan bagi saya, karena tidak bisa memberikan gelar juara sebagai pelengkap perjalanan menyenangkan mereka ke sini (San Siro). Pesan saya untuk para penggemar adalah agar tetap mendukung kami," ujar Simeone.

Skuad Como 1907

Usai Como Bantai Manchester United 4-1, Cesc Fabregas Menyesal

Cesc Fabregas mengaku menyesal usai Como bantai Manchester United 4-1 di Liga Champions. Instruksinya menurunkan tempo di akhir laga berbuah gol balasan Zirkzee.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut