Islam Slimani, Senjata Utama Leicester Hadapi Porto

Penyerang Leicester City, Islam Slimani, yang dikenal sebagai pembantai Porto,
Sumber :
  • Reuters / John Sibley

VIVA.co.id – Claudio Ranieri wajib memaksimalkan peran bomber anyar, Islam Slimani. Pemain berpaspor Aljazair ini akan jadi senjata utama Leicester City, saat berhadapan dengan FC Porto di ajang Liga Champions.

img_title Calvin Verdonk Semprot Kelemahan Lille usai Dibungkam Galatasaray di Liga Champions

Slimani merupakan pemain anyar yang terakhir didatangkan Leicester dari klub elite Portugal, Sporting Lisbon. Pemain berusia 28 tahun ini ditebus dengan dana sebesar £28 juta, atau senilai dengan Rp473 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bersama Leicester, Slimani sukses mengemas dua gol dalam laga debutnya di Liga Inggris. Dua gol disarangkan Slimani ke gawang Burnley, pertengahan September lalu. Di ajang Liga Champions, Slimani sudah melakoni debut dalam matchday 1 Grup G kontra wakil Belgia Club Brugge. Sayang dalam laga tersebut Slimani belum bisa mencetak gol.

img_title Klasemen Liga Champions 2026/2027: Manchester United 'Gak Ketolong', PSG kokoh di Puncak

Punya pengalaman selama tiga musim merumput di Primeira Liga Portugal, Slimani jelas tahu betul bagaimana peta kekuatan Porto. Sebab, Porto merupakan salah satu kompetitor utama klub lamanya, Sporting Lisbon.

Menurut data yang diambil dari Mirror, sepanjang kariernya bersama Sporting, Slimani sudah tampil dalam tujuh laga kontra Porto. Dari enam laga, Slimani sukses mencetak enam gol ke gawang Porto. 
Tak hanya itu, Slimani juga berhasil membawa Sporting lima kali mengalahkan Porto, sekali imbang, dan hanya sekali menelan kekalahan.

img_title Calvin Verdonk Tampil Penuh di Liga Champions, Statistiknya Jadi Sorotan Usai Lille Dibantai Galatasaray 2-4

Leicester akan menjamu Porto di King Power Stadion, dalam matchday 2 Grup G Liga Champions, Rabu 28 September 2016 dini hari WIB.

Skuad Como 1907

Usai Como Bantai Manchester United 4-1, Cesc Fabregas Menyesal

Cesc Fabregas mengaku menyesal usai Como bantai Manchester United 4-1 di Liga Champions. Instruksinya menurunkan tempo di akhir laga berbuah gol balasan Zirkzee.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut