Hajar Persebaya Surabaya, Jadi Awal Baru Bagi Bhayangkara FC

Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Wibawa Mukti Cikarang
Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Wibawa Mukti Cikarang
Sumber :
  • Instagram/@bhayangkarafc

VIVA Bola – Bhayangkara FC jadi salah satu tim yang peningkatannya terjadi secara perlahan tapi pasti. Sampai pekan ke-3 di BRI Liga 1 2022/2023, Bhayangkara FC mengumpulkan total lima poin dan belum pernah kalah.

Dua pertandingan dilalui dengan hasil imbang. Bhayangkara FC sukses menahan imbang Persib Bandung 2-2 meski sempat tertinggal dua gol. Kemudian saat bersua Persik Kediri, tim berjuluk The Guardian juga sukses mengejar ketertinggalan satu gol dengan memaksakan hasil seri 1-1 di akhir pertandingan.

Baru pada pertandingan ketiga, tim besutan Widodo Cahyono Putro itu meraih kemenangan penting atas Persebaya Surabaya. Gol tunggal Wahyu Subo Seto memastikan tiga poin perdana Bhayangkara FC musim ini.

Dia menjelaskan, peningkatan yang dialami timnya ini tidak lepas dari evaluasi yang dilakukan selepas Piala Presiden 2022. Pada turnamen pra musim tersebut, Youssef Ezzejjari tumbang di babak perempat final oleh PSIS Semarang lewat adu penalti.

"Kami setelah mengikuti Piala Presiden, kami berhasil lolos ke perempat final. Semenjak dari sana, kami ada perbaikan," kata eks pelatih Persita Tangerang itu dikutip dari ligaindonesiabaru.com, Senin 8 Agustus 2022.

Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro

Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro

Photo :
  • VIVA.co.id/Bobby Andalan

"Lalu perlu diingat juga ada beberapa pemain yang baru bisa bergabung. Itu membuat chemistry-nya masih kurang. Akhirnya pada pertandingan ini kami bisa memenangkan pertandingan," sambungnya.

Widodo berharap hasil positif ini tidak terhenti. Sekalipun pada dua laga selanjutnya, Bhayangkara FC hanya akan melawan dua tim promosi yang performanya belum stabil, yaitu Dewa United FC pada pekan keempat dan Persis Solo pada pekan kelima.

Apalagi menurutnya, permainan Bhayangkara FC belum sepenuhnya baik. Hal itu tampak pada awal pertandingan melawan Persebaya di pekan ketiga lalu.

"Di babak awal, alur bolanya kurang berjalan. Mungkin karena mereka masih tegang. Posisi antarpemain itu masih sangat jauh. Ketika ada teman pegang bola, tidak ada yang mendekat," ungkap pelatih berlisensi AFC pro.

"Baru di babak kedua ada perbaikan, sampai akhirnya kami bisa membuahkan gol," tambahnya.

Kemenangan ini diharapkan jadi awal baru bagi pemain Bhayangkara FC. Sebab, raihan poin maksimal ini bisa melecut kepercayaan diri para pemain menatap laga-laga selanjutnya.

"Kami berharap ini menjadi titik balik kami untuk ke depannya. Tidak mudah memang. Tapi kami jadi termotivasi untuk bekerja keras lagi," kata dia.