Ketua Panpel Arema FC, 2010 Disanksi 20 Tahun, Sekarang Seumur Hidup

Laga Arema FC vs Persebaya berakhir ricuh di Stadion Kanjuruhan Malang.
Laga Arema FC vs Persebaya berakhir ricuh di Stadion Kanjuruhan Malang.
Sumber :
  • twitter

VIVA Bola – Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC, Abdul Haris sedang jadi sorotan. Sebab, Komite Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi larangan berkecimpung dalam sepakbola seumur hidup.

Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing mengatakan, Abdul Haris dinyatakan bersalah karena tidak mampu menjalankan tugas menggelar pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya dalam pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 dengan baik. Usai laga di Stadion Kanjuruhan, Sabtu malam WIB 1 Oktober 2022, terjadi insiden yang menewaskan Aremania sebanyak 131 orang.

"Kami melihat Ketua Pelaksana tidak menjalankan tugasnya dengan baik dan cermat, dan tidak siap. Gagal mengantisipasi kerumunan orang datang padahal punya steward. Ada hal-hal yang harus disiapkan, pintu-pintu yang seharusnya terbuka, tapi tertutup," kata Erwin Tobing, dikutip dari laman resmi PSSI.

Pintu tertutup yang dimaksud adalah sebab dari ratusan orang meninggal dunia akibat dari tragedi Kanjuruhan. Mereka terjebak dalam kepulang gas air mata yang dilepaskan oleh polisi ke arah tribun.

 Ketua Panitia Pelaksana Arema FC Abdul Haris usai diperiksa KPK di Malang

Ketua Panitia Pelaksana Arema FC Abdul Haris usai diperiksa KPK di Malang

Photo :

Sanksi berat yang diterima Abdul Haris dari Komdis PSSI rupanya bukan yang pertama kali. Pada 2010, dia juga pernah dijatuhi sanksi larangan berada di lingkungan sepakbola selama 20 tahun.

Ketika itu dia dinyatakan bersalah karena berupaya melakukan suap kepada Komdis PSSI. Kesalahan lainnya adalah melakukan pencemaran nama baik.