Tuntutan Aremania di Hari HAM Internasional

Aremania penuhi jalan Malang selama 135 menit tuntut usut Tragedi Kanjuruhan
Sumber :
  • VIVA/Lucky Aditya

VIVA Bola – Ratusan Aremania menggelar demonstrasi pada peringatan hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional pada Sabtu, 10 Desember 2022. Mereka yang turun ke jalan mengatasnamakan Koalisi Arek Malang. 

img_title PSSI Sebar Radar Naturalisasi Timnas Indonesia ke 5 Negara, Siapa Saja Incarannya?

Mereka melakukan longmarch dari Jalan Kolonel Sugiono hingga fly over atau jembatan layang Kotalama. Disana mereka menutup fly over sehingga mengakibatkan kemacetan panjang sekitar 2 kilometer lebih. Mereka mengatasnamakan Koalisi Arek Malang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami menuntut Komnas HAM RI segera menetapkan tragedi pembantaian ini sebagai pelanggaran HAM berat. Bukan pelanggaran HAM biasa. Kami juga menuntut para penegak hukum agar segera mengusut tragedi pembantai ini sampai setuntas-tuntasnya dan seadil-adilnya," kata perwakilan Aremania, Jojo. 

img_title Siap-siap! Pemain Keturunan di 5 Negara Ini Bakal Jadi Incaran PSSI untuk Perkuat Timnas Indonesia

Jojo mengatakan, bahwa alasan utama mereka melakukan demonstrasi pada peringatan hari HAM Internasional karena menilai polisi tidak serius dalam menangani Tragedi Kanjuruhan. Mereka meminta penanganan kasus ini diusut secara tuntas tanpa pandang bulu.

img_title Bukan Kehabisan Talenta, Ini Alasan PSSI Alihkan Perburuan Pemain Keturunan dari Belanda

"Kami mendesak dan menuntut pihak berwajib memproses atau mempidanakan seluruh pelaku pembantaian. Hingga terduga pelaku baik pejabat ataupun aparat level tertinggi sekalipun," ujar Jojo. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam Tragedi Kanjuruhan sebanyak 135 orang meninggal dunia dan 600 orang lebih mengalami luka-luka. Banyaknya korban jiwa karena tembakan gas air mata ke arah tribun membuat suporter panik dan berdesakan. 

"Kami akan terus turun ke jalan dan mengundang kawan-kawan lainnya. Kami ingin massa terus berlipat ganda sehingga suara tuntutan dari keluarga korban semakin kencang terdengar. Agar juga menjadi perhatian polisi untuk memproses secara serius dan adil," tutur Jojo.

Pemain Belanda U-19 keturunan Surabaya Julian Oerip.

4 Pemain Keturunan Ini Terancam Gagal Bela Timnas Indonesia usai PSSI Dikabarkan Tak Lagi Prioritaskan Belanda

PSSI dikabarkan tak lagi memprioritaskan pemain dari Belanda untuk naturalisasi. Empat talenta keturunan Indonesia berpotensi luput dari radar Timnas Garuda.

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut