Pengurus PSSI Turun Level

Logo PSSI
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA Bola – Kepengurusan PSSI dianggap sudah turun level. Mantan pemain Timnas Indonesia yang mengatakan hal tersebut. Mereka memberikan gambaran betapa bedanya para pengurus PSSI era lama dengan sekarang.

img_title Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Resmi Comeback, Masuk Susunan Pemain PSV Vs Heerenveen

Mantan kapten Timnas Indonesia, Ferril Raymond Hatu bercerita mengenai pengalamannya saat tampil di SEA Games 1991 Filipina. Saat itu para pengurus PSSI begitu terbuka kepada para pemain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum berangkat, mereka diberi tahu jika nantinya meraih medali emas, tidak akan banyak bonus yang diberikan oleh PSSI. Keterbukaan yang amat dihargai oleh para pemain.

img_title Shin Tae-yong Pusing, 5 Pemain Persija Absen untuk Persiapan Lawan PSIM

Acara We Are Football Family

Photo :
  • VIVA/Riki Ilham Rafles

Tak berhenti sampai di sana. Dia bercerita, belum lama ini, mantan manajer Timnas Indonesia, I.G.K Manila mengatakan sempat ada bandar judi yang ingin mendekati para pemain di SEA Games 1991. Namun dia pasang badan untuk mencegah.

img_title Jalan Menuju Timnas Putri Indonesia Dimulai dari Liga Kelompok Umur

"Pengurus ketika itu terbuka, tidak mau curang. Saya baru tahu dari Pak Manila, ketika itu banyak bandar judi mau bertemu pemain, tapi dia yang jaga. Pemain dilindungi, jadi tidak ada yang mengganggu kita," kata Ferril saat bicara di acara We Are Family Football di Jakarta, Senin 6 Februari 2023.

Mantan pemain Timnas Indonesia lainnya, Anjas Asmara juga melontarkan kritik keras kepada pengurus PSSI saat ini. Dia melihat anak-anak muda yang ada di federasi cuma berpikir soal pendapatan, tidak dengan prestasi.

Dia juga menyoroti orang-orang di PSSI yang itu-itu saja. Bahkan mereka yang ada di Pengurus Provinsi (Pengprov), ada juga di pusat.

"Sepertinya ada kerajan di PSSI ini. Anak-anak muda cuma pikir gaji saja, tidak berpikir prestasinya. Dari hulu sampai hilir orangnya itu-itu saja di PSSI," tutur Anjas Asmara.

Visi dan misi para pengurus PSSI saat ini juga menjadi sorotan. Di mana pengurus pusat terlihat tak bekerja sama dengan mereka yang ada di daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Itu berdampak kepada perkembangan sepakbola yang tak merata di daerah. Alhasil, jalan pintas seperti melakukan naturalisasi yang ditempuh.

"Sepakbola harus diurus bersama-sama. Sekarang proses perkembangan di daerah putus. Akhirnya naturalisasi," ujar Ferril.

Penyerang Timnas Indonesia, Mitchell Baker di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Perbedaan Mitchel Bakker, Mitchell Baker, dan Mathew Baker

Nama Mitchel Bakker, Mitchell Baker, dan Mathew Baker mungkin terdengar hampir sama. Namun, ketiganya merupakan sosok berbeda yang memiliki perjalanan karier dan latar be

img_title
VIVA.co.id
10 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut