Terpuruk di IIC, Persiba Bantul Bidik 2 Pemain Anyar

Persiba Bantul (merah) saat bertemu PSIR Rembang
Persiba Bantul (merah) saat bertemu PSIR Rembang
Sumber :
  • Antara/Noveradika

VIVAbola - Hasil kurang memuaskan harus diraih Persiba Bantul di Inter Island Cup (IIC) 2014. Mereka terpuruk di juru kunci grup Jawa 3. Persiba pun langsung berbenah, untuk melengkapi 18 pemain yang telah direkomendasikan oleh pelatih demi menyongsong Indonesia Super League (ISL) 2014 yang akan dimulai pada awal bulan Februari 2014 mendatang.

Pelatih Persiba, Sajuri Said mengatakan pemain yang diincar diantaranya bintang PSIM Yogyakarta, Dilsan Lestaluhu dan pemain PSS Sleman, Satrio Aji. Nama terakhir merupakan salah satu punggawa PSS Sleman yang turut meraih gelar juara Divisi Utama LPIS 2013.

“Satrio merupakan bidikan kami karena cocok dengan kebutuhan pemain dan bermain sangat bagus,” kata Sajuri.

Namun bukan perkara mudah bagi Persiba Bantul untuk memboyong Satrio. Pasalnya, Satrio sudah menjalin perikatan awal dengan PSS. Dia juga akan diadu dengan kemampuan Dulsan yang sudah mulai berlatih dengan Persiba Bantul.

“Bagi pemain tentunya akan memilih klub yang jelas-jelas membutuhkan tenaganya dibandingkan harus berebut posisi di klub lainnya untuk menjadi starter utama,” terang Sajuri.

Menurut Sajuri, Persiba yang berlaga dalam kasta yang tertinggi tentunya juga menjadi daya tarik bagi Satrio.

“Bergabung dengan Persiba Bantul memiliki keuntungan bermain di level sepak bola tertinggi di Indonesia,” katanya.

Hal lain yang memberatkan Satrio ke Persiba Bantul tentu sejarah tak enak yang didapat eks penggawa Barito Putra ini di Bantul. Sebelum bergabung dengan PSS awal 2013 lalu Satrio sempat ikut seleksi di
Persiba. Namun karena dianggap kalah bersaing Satrio akhirnya didepak.

Dihubungi terpisah, Satrio mengaku kubu Persiba sudah melakukan pendekatan padanya. Katanya, ia beberapa kali mendapatkan kontak dari manajemen maupun tim pelatih Persiba Bantul.

Namun  Satrio mengaku belum memikirkan tawaran Persiba Bantul. Apalagi, saat ini dirinya sangat kerasan bermain di PSS. Selain selalu dipercaya sebagai pemain inti PSS juga merupakan tim yang bisa menjamin kesejahteraan para pemain.

“Ya, saya beberapa kali dihubungi Persiba Bantul. Namun sampai sekarang saya belum memikirkan tawaran mereka. Saya masih sangat betah berada di PSS,” terangnya.

Tanpa Target Muluk
Manajer Persiba, Hanung Raharjo mengatakan dengan skuad pemain yang ada saat ini. Dia pun tak memilik target muluk-muluk di kancah ISL.

“Kita tak punya target muluk-muluk. Hanya berada di klasemen tengah saja sudah patut kita syukuri melihat tim-tim lain yang berlaga di wilayah timur,” jelasnya.

Politisi PDIP ini mengatakan berlaga di wilayah timur akan bertemu dengan tim yang punya kemampuan lebih merata. Laskar Sultan Agung diyakini dapat memberikan perlawanan yang sepadan, meskipun harus mengalami kesulitan finansial.

“Secara finansial yang cukup berat bagi Persiba Bantul yang kini terus mendekati sponsor karena secara geografis antara satu klub dengan klub lain sangat jauh dan harus ditempuh dengan perjalanan udara dan biaya operasional lainnya yang tak kalah mahalnya,” ucap Hanung.