Serang Operator Kompetisi, Iwan Setiawan Dijatuhi Sanksi

Pealtih Borneo FC, Iwan Setiawan.
Sumber :
  • Abe Hedly/Dok. PBFC

VIVA.co.id – Pelatih Borneo FC, Iwan Setiawan dijatuhi sanksi oleh Komisi Disiplin PSSI akibat komentarnya yang menyerang operator kompetisi Liga 1, PT Liga Indonesia Baru. Ketika itu, dia tak puas dengan kinerja wasit saat anak asuhnya berhadapan dengan Bhayangkara FC pada 20 September 2017.

img_title Mantan Pelatih Persija dan Sriwijaya FC Iwan Setiawan Meninggal Dunia

Komentar Iwan ketika itu memang menyedot perhatian publik. Dia menilai jajaran pengurus PT LIB dengan kata bodoh karena membiarkan wasit yang lalai tetap bertugas memimpin pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Para pengurus di PT Liga mengerti peraturan tapi semuanya bodoh-bodoh, karena wasit yang tidak benar kenapa tidak dipendam saja," ucap Iwan dalam konferensi pers usai laga.

img_title Kalahkan Dewa United, Persib Bandung Tempel Ketat Persija dan Borneo di Klasemen Super League 2025-2026

Pada pertandingan tersebut, Borneo FC kalah 1-2 dari Bhayangkara FC. Mereka tak terima karena menganggap banyak keputusan wasit Aprisman Aranda yang keliru.

Hingga akhirnya Komisi Disiplin PSSI mengeluarkan surat bernomor 094/L1/SK/KD-PSSI/IX/2017 yang isinya menghukum Iwan dengan larangan memasuki ruang ganti dan bangku cadangan sebanyak dua kali. Dia juga didenda Rp10 juta.

img_title Daftar Jenderal Bintang 3 TNI AD Baru Dilantik Januari 2025, Ada Anak Mantan Wapres

Di hari yang sama, juru taktik Semen Padang, Nilmaizar juga mendapat sanksi denda Rp20 juta, karena dianggap menunjukkan gestur tangan ke kepala (gila). Saat itu Kabau Sirah bertandang ke markas Persiba Balikpapan.

Eks Danjen Kopassus, kini Danpussenif Letnan Jenderal (Letjen) Iwan Setiawan

Rekam Jejak Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Kopassus kini Jadi Pangkostrad Baru

Letnan Jenderal (Letjen) TNI, Iwan Setiawan dipromosikan menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar.

img_title
VIVA.co.id
7 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut