Cara Persebaya Surabaya Genjot Pendapatan
- VIVA.co.id/Rahmat Noto (8/1/2017)
VIVA – Persebaya Surabaya sekarang tak cuma fokus dalam menyiapkan tim menjelang Liga 1 2018 bergulir. Manajemen mulai menggenjot juga pemasukan dari berjualan merchandise.
Salah satu upaya itu dilakukan manajemen dengan membuka cabang baru Persebaya Store di kawasan Wiyung Surabaya. Diharapkan bisa menambah penghasilan untuk menutupi kebutuhan tim musim depan.
(Baca juga: Trio Eks Persebaya Adu Taktik di Ajang Suramadu Cup)
"Kami mungkin bisa dijadikan contoh tim yang bisa hidup sehat, kami bisa hidup dari penghasilan, salah satunya penjualan merchandise, " ujar Manajer Persebaya, Chairul Basalamah usai meresmikan Persebaya Store, Minggu 7 Januari 2018.
Sebelumnya, Persebaya Store sudah ada di lokasi, yaitu Graha Pena dan Manyar Garden. Selain itu, merchandise resmi Persebaya juga tersedia di gerai Pro Team yang berada di Royal Plaza.
"Tidak setop di sini, kami akan dekati daerah lain. Kami ingin buka sebanyak mungkin Persebaya Store. Ini akan kami kelola serius karena ini akan sangat membantu tim, " jelas Basalamah.
Persebaya Store ini menjual berbagai macam aksesoris tim berjuluk Green Force. Mulai dari jersey, jaket, kaos, syal, bendera, sepatu, dan berbagai atribut lainnya.
(Baca juga: Gabung ke Persebaya, Otavio Dutra Siap Tebus Dosa)
"Dengan Anda membeli, berarti mendukung tim kami juga. Anda menjadi bagian dari tumbuhnya Persebaya. Kemarin kami sudah berusaha naik dari Liga 2 ke Liga 1, sekarang harus jadi lebih baik lagi, " ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Klub Persebaya, Azrul Ananda sempat mengatakan jika ada tiga pemasukan utama klub. Yaitu, sponsor, penjualan tiket dan sisi komersial. Dari sisi komersial seperti Persebaya Store diharapkan bisa mencapai 20-25 persen dari total kebutuhan tim.