Guardiola Minta FA Hapus Piala Liga

Manajer Manchester City, Pep Guardiola
Sumber :
  • Twitter/@ManCity

VIVA – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengaku, pusing dengan jadwal kompetisi di Inggris yang menurutnya sangat padat. Hal tersebut kembali ia ucapkan setelah adanya wacana penambahan jadwal pertandingan Liga Champions.

img_title Pengakuan Jurgen Klopp setelah Jerman Dipermalukan Yunani: Ini Bagian dari Proses

Diketahui, di Inggris sendiri ada 3 kompetisi yang harus diikuti setiap tim Premier League. Kompetisi tersebut adalah Premier League, Piala Liga, dan Piala FA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditambah dengan Liga Champions atau Liga Europa, tujuh tim terada dalam klasemen akhir wajib melakoini empat ajang dalam satu musim. Situasi itu membuat kompetisi di Inggris tidak memiliki jeda yang ideal.

img_title Yunani Tumbangkan Jerman 1-0, Sejarah Baru Tercipta di UEFA Nations League

Belum lagi kalau salah satu dari tim tersebut berhasil menjadi juara Liga Champions, seperti yang dialami Liverpool. Mereka harus mengikuti ajang Piala Dunia Klub dan itu artinya, tim tersebut berpartisipasi dalam lima kompetisi dalam satu musim.

Jordan Henderson membawa Liverpool juara Piala Dunia Klub 2019

img_title John Herdman Terima Kabar Buruk Jelang Timnas Indonesia Vs Malaysia, Calon Pemain Naturalisasi Debut Bersama Jerman

Kondisi itu akan semakin sulit terkendali andai wacana penambahan pertandingan Liga Champions yang sedang dirancang UEFA terlaksana. Guardiola pun menilai bahwa 365 hari dalam setahun tidak akan cukup bagi timnya jika ingin ikut semua ajang itu.

"Saya pikir solusinya adalah Anda harus membuat setahun berisikan 400 atau 500 hari. Setelahnya barulah kami bisa membuat ajang lainnya. Mungkin UEFA atau FIFA bisa bicara soal itu, karena kami punya beberapa hari dalam setahun, dan itu masalahnya," ucap Guardiola seperti dikutip Goal.

Meski menyindir UEFA, Guardiola malah menginginkan kompetisi di Inggris yang dikurangi. Sebab, berdasarkan pengalamannya melatih di Spanyol dan Jerman, Inggris adalah negara yang tidak memberikan perlindungan ke pemainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pertandingan mereka (di Jerman dan Spanyol) lebih sedikit dari di sini. Di Bundesliga, ada 18 tim dan hanya satu piala domestik bukan dua, mereka pun punya jeda. Di Spanyol juga punya jeda. Piala domestik dijalankan hanya dengan satu laga, bukan dua. Jadi itu perbedaan yang besar," katanya.

"Ini hanya untuk melindungi pemain, agar mereka bisa lebih menikmati, orangnya juga. Orang berkata bahwa mereka tidak bisa hidup tanpa sepakbola, tapi mereka bisa hidup tanpa sepak bola untuk sementara, karena ini terlalu banyak," ujar Guardiola.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut