Hegemoni Liverpool Terhenti
VIVA – Liverpool secara mengejutkan mengalami kekalahan kontra tim papan bawah Premier League, Watford pada Minggu dini hari WIB 1 Maret 2020. Sadio Mane cs kalah dengan skor telak 0-3.Â
Kekalahan ini menjadi yang perdana bagi Liverpool di ajang Premier League setelah mendapat 26 kemenangan dan satu hasil imbang dari 27 laga yang dilakoni.Â
Dalam laga yang digelar di Stadion Vicarage Road, tim tuan rumah berhasil membuat The Reds kelimpungan. Pertahanan mereka yang disiplin tidak mampu ditembus oleh Sadio Mane cs.
Skor 0-0 menjadi penghias di babak pertama. Di babak kedua, Watford menunjukkan tajinya. Gelontoran tiga gol berhasil membuat pendukungnya bersorak.
![]()
Masing-masing gol diciptakan oleh Ismail Sarr (54' dan 60') sedangkan satu gol lainnya tercipta melalui Troy Deeney di menit ke-72.
Dengan kekalahan ini, peluang Liverpool untuk menjadi kampiun masih sangat terbuka. Mereka masih berselisih 22 poin dari pesaing terdekatnya, Manchester City namun mereka masih memiliki satu pertandingan lebih banyak.
ManCity Sedih
ManCity akan mendapat imbas kekalahan Liverpool di pekan ke-28 Premier League. Loh kok bisa? Ya, kekalahan itu berpotensi menunda pesta juara dari tadinya diprediksi terjadi di pekan ke-31, dan sekarang bergeser satu laga setelahnya. Itu dengan asumsi Liverpool terus mendapat kemenangan.Â
Apesnya, di pekan ke-32 itu Liverpool akan menghadapi ManCity. Dan jika menang, pesta juara akan diadakan di depan publik The Citizens yaitu Etihad Stadium.
Tentu ini bukan yang diharapkan bagi ManCity. Sebab mereka di musim ini adalah saingan terdekat Liverpool untuk meraih gelar juara Premier League.Â
Di klasemen, skuat asuhan Juergen Klopp bertengger di puncak dengan raihan 79 poin dari 28 laga. Sedangkan ManCity ada di posisi kedua dengan 57 poin dari 27 laga.
![]()
Kekalahan dari Watford membuat Liverpool gagal mematahkan rekor unbeaten milik Arsenal di mana mereka melewati 49 laga tanpa kekalahan di tahun 2003/2004.Â
Sedangkan Liverpool hanya melakoni 44 pertandingan tanpa kalah di Premier League. Meski begitu, peluang Liverpool untuk mengakhiri musim dengan raihan gelar masih sangat terbuka.Â