Masalah Kronis MU dan 4 Rekomendasi Rangnick

Pemain Manchester United merayakan gol
Sumber :
  • Manchester United

VIVA – Manajer Manchester United, Ralf Rangnick kerap menahan kesal kala menyaksikan skuadnya bertanding, baik itu di Old Trafford maupun di kandang lawan, terutama ketika pemain-pemainnya malas merebut bola dari lawan.

img_title Dihajar Bournemouth 0-3, Jamie Carragher Desak MU Segera Pecat Michael Carrick

Kalau pemain-pemain Liverpool dan Manchester City serempak maju menembus lawan begitu mendapatkan bola dan meneror lawan begitu kehilangan bola, maka pemain-pemain MU terus berputar-putar di tengah dan sering balik lagi belakang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teriakan 'forward, forward' atau 'maju, maju", kerap terdengar dari pinggir lapangan. Bahkan Cristiano Ronaldo kerap kesal kala mendapatkan posisi bagus tapi rekan-rekannya lambat mengumpannya.

img_title Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dipermalukan Bournemouth 3-0 di Old Trafford

Rangnick sepertinya sudah lama memendam amarah, mungkin karena sepakbola menekan yang menjadi filosofinya tidak dijalankan oleh timnya.

Tak kuat menahan masygul, manajer MU sejak 29 November 2021 itu menumpahkan unek-uneknya kepada media tak lama setelah Leicester City menahan mereka seri 1-1 pada 2 April 2022 lalu yang mengikis optimisme finis empat besar.

img_title Dihajar Bournemouth 0-3 di Old Trafford, Manchester United Terpuruk di Peringkat 16

Rangnick lalu menyibakkan penyakit kronis MU, yakni tidak berani beradu fisik dengan lawan baik saat membawa bola maupun merebut bola, keberanian dalam menyerang lawan, sampai tiadanya DNA sepakbola menyerang dalam tubuh sebagian besar pemain MU.

Tak perlu menunggu tugas konsultan tim begitu peran pelatih sementaranya selesai, mantan direktur sepakbola RB Leipzig itu tak tahan untuk memberikan rekomendasi kepada hirarki klub agar tim lebih baik lagi.

Ralf Rangnick

Photo :
  • instagram

Dia merekomendasikan empat hal. Satu, merekrut manajer dengan gaya bermain spesifik seperti Manchester City mempekerjakan Pep Guardiola dan Liverpool menyewa Juergen Klopp.

Kedua, membeli pemain yang berani beradu fisik dan agresif mengingat saat ini terlalu banyak pemain MU yang enggan main fisik dan malas berlari guna mengganggu lawan dan untuk mengejar bola.

Ketiga, mempelajari dengan saksama DNA pemain yang akan direkrut sebelum mereka menandatangani kontrak bermain di MU.

Keempat, menghadapi kenyataan bahwa butuh tiga bursa transfer lagi untuk meluruskan MU ke jalan prestasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Empat rekomendasi itu dikeluarkan Rangnick karena dia melihat skuadnya itu kurang gigih dan kurang agresif.

Contohnya tersingkap saat MU didikte oleh Leicester City akhir pekan lalu yang membuat Setan Merah hampir tak mendapatkan poin.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut