Thaksin Untung £ 120 Juta dari Penjualan City

VIVAnews – Penjualan Manchester City mendatangkan keuntungan materi £ 120 juta untuk mantan pemilik, Thaksin Shinawatra. Mantan PM Thailand yang tengah menghadapi tuduhan korupsi itu menjual City pada Abu Dhabi United Group pimpinan Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan seharga £ 200 juta. Sheikh yang resmi menjabat Selasa, 23 September 2008, ini mengambil alih City yang sebelumnya dibeli Thaksin ‘hanya’ £ 80 juta.

Untuk Thaksin, kedatangan Sheikh ibarat oase di padang pasir. Sebelumnya Football Association (FA) menjegal Thaksin sehubungan dengan status tersangka yang diembannya. PM ke-23 Thailand itu juga harus menghadapi sidang pidana di tanah air.

Ketua Eksekutif Premier League, Richard Scudamore, bahkan sempat mewacanakan ‘fit and proper test’. Mengingat munculnya kekhawatiran Thaksin menggunakan City sebagai pelarian dari kewajiban hukum Thailand. Sebelumnya, istri dan ipar Thaksin sudah divonis tiga tahun atas tuduhan korupsi. 

Di awal musim 2007-2008, krisis City dibawah Thaksin mulai terlihat ketika mantan pelatih Sven Goran Errikson hanya diberi budget sempit untuk belanja pemain. Mark Hughes yang menjadi suksesor di musim 2008-2009 juga bersungut-sungut karena para pemain City malah dilego ke klub lain. 

Sheikh langsung menggebrak,  anggota kerajaan Abu Dhabi yang berprofesi sebagai pengusaha itu langsung bikin heboh dengan pembelian £ 32,5 juta untuk Robinho di detik akhir transfer window 1 September lalu.

Tak sampai di situ, sehari setelah pembelian The Citizen, ketua International Petroleum Investment Company itu menitahkan Mark Huges untuk memboyong semua pemain bintang. Mulai dari Fernando Torres (Liverpool), Cristiano Ronaldo (Man.United), Kaka (AC Milan), dan John Terry (Chelsea). Sheikh bahkan mengirim cek kosong pada Liverpool agar manajemen The Reds sendiri yang menulis jumlah harga yang diinginkan.

Perilaku Sheikh sempat dicecar para pelatih di Premier League, salah satunya manajer Arsenal,  Arsene Wenger.

“Anda tak bisa datang tiba-tiba dan bilang ‘saya mau membeli Cristiano Ronaldo atau Fernando Torres’. Itu namanya tak menghormati orang, pemain-pemain ini semuanya terikat kontrak,” geram Wenger seperti dilansir Reuters

Apapun kata Wenger, kehadiran Sheikh menghadirkan atmosfir baru di tubuh The Citizen. Di hadapan anggota Komisaris City yang menonton pertandingan kontra Porsmouth, Robinho dkk membuktikan kalau uang bisa mendatangkan apa saja. Termasuk enam gol tanpa balas ke gawang klub asal selatan Inggris itu.