Hiddink Tertarik Tangani Leicester

Eks bos Chelsea Guus Hiddink
Sumber :
  • Action Images via Reuters / Paul Childs

VIVA.co.id – Guus Hiddink mengaku belum ada kontak dengan pemilik Leicester City. Tapi, pelatih asal Belanda, itu memberi sinyal tertarik, dengan menolak untuk membantah kemungkinan menerima jika tawaran datang.

img_title Degradasi ke Liga 3, Selamat Tinggal Leicester City

Dikutip dari Mirror, Kamis 2 Maret 2017, sebelumnya dilaporkan bahwa Vichai Srivaddhanaprabha, melakukan pertemuan rahasia dengan Roy Hodgson. Pengusaha asal Thailand, itu diklaim sejak lama mengagumi Hodgson.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hiddink ada di antara daftar kandidat, yang dibidik untuk menangani Leicester dalam jangka pendek. Menurut Laporan, the Foxes akan menggunakan jasanya hingga akhir musim, sama seperti yang dilakukan Chelsea musim lalu.

img_title Blak-blakan! Maguire Ungkap Alasan Banyak Rekrutan Manchester United Berujung Gagal

Chelsea menunjuk Hiddink setelah memecat Jose Mourinho. "Saya belum melakukan kontak dengan Leicester. Saya pikir Leicester telah berjalan sangat baik dengan asisten manajer, setelah pemecatan Claudio Ranieri," kata Hiddink.

"Mereka membuktikan diri lawan Liverpool. Saya memiliki cinta yang besar pada sepakbola. Saya tidak pernah menangani klub selama bertahun-tahun, tapi saya pikir luar biasa jika dapat bekerja dengan orang-orang muda," ucapnya.

img_title Liga Inggris Kembali Terapkan Jeda Ramadhan 2026, Pemain Muslim Bisa Berbuka Puasa di Tengah Laga

Hiddink pernah menangani Chelsea dalam dua periode yang cukup sukses. Dia memenangkan Piala FA pada 2009, dan membuat stabil Chelsea yang sempat terpuruk sebelum Mourinho dipecat musim lalu.

Bek muda Leicester City, Reiss Singh Khela

Kabar Mengejutkan dari Negeri Jiran, Bek Leicester City Disebut Bisa Bela Timnas Malaysia

Media Negeri Jiran mengabarkan bek muda Leicester City, Reiss Singh Khela, berpeluang membela Timnas Malaysia karena memiliki garis keturunan Malaysia dari sang kakek.

img_title
VIVA.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut