Penyelidikan Juventus Berujung ke Dugaan Penipuan Transfer di Italia

Presiden Juventus, Andrea Agnelli
Presiden Juventus, Andrea Agnelli
Sumber :
  • Twitter/Juventus

VIVA – Transaksi transfer di Italia berada di bawah pengawasan setelah jaksa mulai menyelidiki rekening Juventus dalam apa yang diklaim sebagai sisten perdagangan pemain dengan nilai yang diduga meningkat untuk membantu menyeimbangkan pembukuan klub.

AFP merinci, mengapa penyelidikan diluncurkan dan apa dampaknya bagi Juventus, serta sepakbola Italia secara keseluruhan.

Mengapa Juventus diselidiki?

Juventus sedang diperiksa atas keuntungan modal lebih dari 282 juta euro (Rp4,5 triliun) -- selisih positif antara nilai pembelian dan penjualan setelah dikurangi amortisasi dan penghapusan -- dari serangkaian transfer pemain yang dipesan dalam tiga set hasil keuangan terakhir mereka, yang baru diterbitkan pada September 2021.

Jaksa di Turin sedang menyelidiki kemungkinan bahwa Juventus, yang terdaftar di bursa saham Italia, memberikan informasi akuntansi palsu kepada investor dan membuat faktur untuk transaksi yang tidak ada selama periode tersebut.

Pun yang diperiksa adalah enam direktur dan mantan direktur, termasuk presiden Andrea Agnelli, wakil presiden Pavel Nedved, dan mantan direktur olahraga Fabio Paratici, yang sekarang bekerja di Tottenham Hotspur.

Sejumlah transfer yang melibatkan Juventus dan klub lain juga menjadi subjek investigasi paralel yang diluncurkan oleh Federasi Sepakbola Italia (FIGC), pada Oktober 2021.