Pengakuan Jay Idzes soal Striker Paling Kuat dan Pintar yang Pernah Dihadapi

Bek Venezia, Jay Idzes (kanan) saat melawan Juventus
Sumber :
  • Fabio Ferrari/LaPresse via AP

VIVA – Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes berbicara perihal striker paling kuat dan pintar yang pernah ia hadapi di Serie A.

img_title John Herdman Diminta Lirik 3 Pemain yang Bersinar di Super League, 2 dari Persib Bandung

Idzes saat ini menjadi tim utama di Venezia. Bahkan, perkat penampilan apiknya dia didapuk sebagai kapten tim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Musim ini, sudah banyak penyerang kelas Eropa yang sudah dia hadapi, namun siapakah menurutnya yang paling kuat?

img_title Tampil 90 Menit, Justin Hubner Bantu Fortuna Sittard Jegal Pemuncak Liga Belanda, Ole Romeny Menepi

Bek berusia 24 tahun itu menyebut Lautaro Martinez sebagai striker paling pintar yang ia hadapi. Menurutnya, striker Inter Milan itu bagus membaca situasi.


"Sejauh ini kami sudah bermain menghadapi banyak orang. Saya harus mengatakan Lautaro Martinez, pemain yang sangat bagus, dan tentu saja pemain yang sangat pintar," kata Idzes, dalam  wawancara dengan youtube resmi Serie A.

img_title Terpopuler: 28 Pemain Keturunan Perkuat Timnas Indonesia, PSSI Sasar Talenta Diaspora di Jerman hingga AS

"Dia mungkin bukan sosok yang besar, namun dia sangat kuat dan sangat pintar untuk membaca setiap situasi," tutur Jay Idzes.

Sementara itu, untuk striker terkuat yang pernah ia hadapi adalah pemain Napoli, Romelu Lukaku. Dengan badan yang besar dan insting mencetak gol yang baik, Lukaku menurutnya sangat menyulitkan.

"Tapi saya pikir lawan paling kuat mungkin Lukaku. Karena dia sangat besar dan kuat, dan dia juga tahu cara menggunakan tubuhnya dengan sangat baik," ucap Jay Idzes.

Lebih lanjut, Jay Idzes mengakui bahwa tim-tim besar di Serie A punya level berbeda. Menghadapi tim-tim tersebut, Jay Idzes dan kawan-kawan tidak boleh lengah karena satu kesalahan bisa berbuah fatal.

"Tetapi ketika dirimu menghadapi tim yang lebih besar, tidak peduli tim manapun itu. Entah itu Juventus, Napoli, Inter, hal itu tidak terlalu berpengaruh."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Seluruh striker, winger, bahkan gelandang, ketika mereka punya satu kesempatan, mereka akan menghukummu," ujar Jay Idzes.


 

Ketua Umum PSSI Erick Thohir

Bukan Kehabisan Talenta, Ini Alasan PSSI Alihkan Perburuan Pemain Keturunan dari Belanda

PSSI dikabarkan tak lagi prioritaskan pemain keturunan Belanda untuk Timnas Indonesia. Regulasi non-EU dan KNVB menjadi pertimbangan dalam perubahan arah.

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut