Referendum Catalan, Guardiola Kecam Pemerintah Spanyol

Manajer Manchester City, Pep Guardiola
Sumber :
  • REUTERS/Michael Kooren

VIVA.co.id – Referendum Catalan yang rencananya digelar pada 1 Oktober 2017 waktu setempat menjadi berantakan. Masyarakat yang akan datang ke tempat pemungutan suara justru mendapat kekerasan dari aparat keamanan.

img_title Here We Go! Timnas Italia Pinang Andrea Pirlo usai Ditolak Pep Guardiola

Pemerintah Spanyol menyatakan, referendum yang diadakan Catalan adalah tindakan ilegal. Sehingga mereka menerapkan jalan pencegahan menggunakan kepolisian untuk membubarkan massa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bentrokan pun tak dapat dihindarkan. Media massa mengabarkan terjadi kekerasan yang dialami oleh masyarakat saat kepolisian hendak melakukan pembubaran.

img_title Pep Guardiola Beri Jawaban kepada FIGC di Tanggal Segini, Carlo Ancelotti Juga Masuk Radar Timnas Italia

Manajer Manchester City, Pep Guardiola pun tak tinggal diam. Dia mengecam tindakan brutal aparat kepolisian yang menyebabkan ratusan orang mengalami luka-luka.

"Gambar-gambar yang ada tidak bisa dibohongi. Di sana orang-orang ingin hadir di pemungutan suara, dan mereka justru mendapat serangan dengan kekerasan," tutur Guardiola, seperti dikutip dari Sky Sports.

img_title Timnas Italia Siap Bayar Gaji Pep Guardiola meski Setinggi Gunung

"Lebih dari 700 orang terluka di sana. Orang yang ingin menyumbang suara, bukan ingin merampok bank. Spanyol pasti akan coba menyembunyikan kenyataam, tetapi media dunia akan menunjukkannya," imbuhnya.

Tristan Alif Naufal.

Dijuluki The Next Lionel Messi, Wonderkid Indonesia Ini Nyaris Gabung Barcelona

Jauh sebelum Zulham Zamrun mengaku pernah menolak tawaran Barcelona, Indonesia memiliki wonderkid bernama Tristan Alif Naufal yang sempat menarik perhatian Pep Guardiola

img_title
VIVA.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut