Polisi Terus Dalami Motif Bom Bus Dortmund

Bus tim Borussia Dortmund terkena ledakan.
Sumber :
  • Reuters / Kai Pfaffenbach Livepic

VIVA.co.id – Pertandingan antara Borussia Dortmund melawan AS Monaco dalam leg pertama babak perempat final Liga Champions di Signal Iduna Park, Rabu 12 April 2017, batal digelar. Penyebabnya ialah, teror bom yang dialamatkan kepada tim tuan rumah.

img_title Hasil Liga Champions Tadi Malam: Dortmund Menang Dramatis, Man City dan Aston Villa Petik 3 Poin

Bus rombongan pemain Dortmund menjadi sasaran teror. Salah satu pemain mereka, Marc Bartra menjadi korban, sehingga mesti dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari keterangan aparat Kepolisian, total ada tiga ledakan yang terjadi di dekat bus tim Dortmund. Serangan itu juga memberi dampak kerusakan yang cukup parah.

img_title Bayern Muenchen Juara Piala Super Jerman 2026 usai Tekuk Dortmund 2-1

(Baca juga: Bus Tim Dortmund Dihantam Tiga Ledakan)

"Sejauh ini, apa motif dari serangan masih belum jelas. Kami tidak bisa menyimpulkannya saat ini," kata kepala polisi, Gregor Lange, seperti dikutip dari Sportsmole.

img_title Paul Pogba Resmi Tinggalkan AS Monaco, Kontrak Diputus Setahun Lebih Cepat

Beruntung, saat bom meledak kurang lebih pukul tujuh malam, para penonton yang sudah hadir di stadion tidak panik. Kerja pemadam kebakaran juga tergolong cepat, sehingga tidak menimbulkan banyak korban.

Saat ini, aparat Kepolisian masih terus mendalami latar belakang terjadinya serangan kali ini. Mereka sudah mengumpulkan barang bukti, termasuk tiga detonator yang meledak dekat bus tim Dortmund. (asp)

Atletico Madrid, Borussia Dortmund, Lille OSC, dan U.S. Sassuolo Calcio menyampaikan pesan solidaritas

Saat Klub Eropa Bersimpati atas Karhutla Indonesia, Klub Kalimantan Belum Bersuara?

Atletico Madrid, Borussia Dortmund, dan Lille menyuarakan solidaritas untuk Indonesia di tengah karhutla. Bagaimana respons Borneo FC dan Isen Mulang Kalteng FC?

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut