Cerdas, Pilar Dortmund Diterima di Universitas Harvard

Gelandang Borussia Dortmund, Nuri Sahin
Sumber :
  • http://berbol.com

VIVA – Gelandang Borussia Dortmund, Nuri Sahin sukses melanjutkan daftar pemain sepakbola yang melanjutkan jenjang pendidikan ke tingkat universitas. Yang lebih mengejutkannya, Sahin berhasil diterima di salah satu universitas paling bergengsi di dunia yakni Universitas Harvard.

img_title Saat Klub Eropa Bersimpati atas Karhutla Indonesia, Klub Kalimantan Belum Bersuara?

Sahin mengumumkan kabar gembira ini melalui akun media sosial pribadinya. Ia akan menempuh pendidikan di Harvard Business School, yang merupakan salah satu perguruan tinggi ekonomi kelas dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan senang hati saya memberi tahu Anda bahwa saya telah diterima di Harvard Business School. Sangat gembira dengan program ini dan senang bisa bertemu sang legenda (Profesor) Anita Elberse," tulis Sahin dalam akun Instagram pribadinya.

img_title Hasil Liga Champions Tadi Malam: Dortmund Menang Dramatis, Man City dan Aston Villa Petik 3 Poin

Ekspresi pemain Dortmund, Nuri Sahin setelah diterima Universitas Harvard.

Mengingat betapa sulitnya untuk masuk ke Universitas Harvard, bisa diketahui bahwa Sahin seseorang yang cerdas. Dari permainannya di lapangan, kemampuan intelegensi pemain berusia 29 tahun itu sangat terlihat, hal ini dibuktikan dengan visi permainannya yang luar biasa menawan.

img_title Bayern Muenchen Juara Piala Super Jerman 2026 usai Tekuk Dortmund 2-1

Meski, akan menjalani masa studi di Amerika Serikat, Sahin bakal tetap menjadi penggawa Dortmund. Melansir dari situs resmi Bundesliga, Sahin masih berkomitmen terhadap Die Borussen sembari menjalani kuliahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum Sahin, ada sejumlah pemain yang sudah lebih dulu membagi fokus dengan mengambil program pendidikan dan berkarier di dunia sepakbola, diantaranya adalah penyerang Bayern Munich, Robert Lewandoski yang pada tahun lalu, berhasil menyelesaikan program pendidikan Physical Education with coaching and management di Warsaw’s School of Education. 

Sementara itu, striker Augsburg, Alfred Finnbogason dan bek Hertha Berlin, Jordan Torunarigha juga sukses menyelesaikan program pendidikan mereka masing-masing pada tahun 2017.

JK menyampaikan kuliah umum bertajuk

Bicara di Harvard, JK Ingatkan soal Perang Dunia hingga Korupsi yang Menekan Ekonomi Indonesia: Uang Saja Tidak Cukup!

Di Harvard, JK menegaskan dinamika geopolitik tidak hanya menentukan arah hubungan antarnegara, tetapi juga memengaruhi stabilitas ekonomi dan kehidupan masyarakat.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut